Disebut-Sebut dalam Sidang Fee Proyek, Dua Perwira Dimutasi - RILIS.ID
Disebut-Sebut dalam Sidang Fee Proyek, Dua Perwira Dimutasi
Muhammad Iqbal
Minggu | 29/03/2020 16.30 WIB
Disebut-Sebut dalam Sidang Fee Proyek, Dua Perwira Dimutasi
Surat Telegram Kapolda Lampung Nomor ST/331/III/Kep/2020 tanggal 27 Maret 2020. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ M Iqbal

RILIS.ID, Bandarlampung – Kepala kepolisian daerah (Kapolda) Lampung memutasi dua perwira yang disebut-sebut namanya dalam sidang kasus fee proyek Lampung Utara (Lampura). Mereka adalah AKBP Eko Mei (EM) dan Kompol Handak Prakarsa (HP).

Menurut saksi Fria Afris Pratama, EM membocorkan kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Lampura dengan sandi ”Kopiko”.

Fria juga mengaku sempat beberapa kali mengantarkan uang kepada EM di Hotel Grand Anugerah Kota Bandarlampung.

Sayang, EM ketika dikonfirmasi wartawan media ini via WhatsApp, Minggu (29/3/2020), tidak merespons.

Sementara, HP, menurut Fria kecipratan uang Rp1 miliar yang diberikan kepada oknum di Polres Lampung Utara. Meskipun setelah saksi memberi keterangan tersebut, HP langsung membantahnya.

Mutasi mereka tertuang dalam surat telegram Kapolda Lampung Nomor ST/331/III/Kep/2020 tanggal 27 Maret 2020. Surat ditandatangani Karo SDM Polda Lampung Kombes Novian Prananta.

EM yang sebelumnya Kasubdit III di Ditresnarkoba Polda Lampung, kini menjadi Gadik Madya 4 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung di Kemiling, Bandarlampung.

Sedangkan, HP yang semula Wakil Kapolres Pesawaran dimutasi ke Ditpolairud Polda Lampung. Ia di sana menjadi Kasubdit Patroli.

Untuk diketahui, setelah menjabat Kabag Ops Polres Lampura, HP kemudian bertugas di Pesawaran.

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Lampung AKBP Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan, pindah tugas adalah hal biasa. Ini berguna untuk penyegaran di tubuh Polri. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID