Diskes Lampung Belum Monitoring Kasus Flu Singapura
Muhammad Iqbal
Sabtu | 28/12/2019 17.56 WIB
Diskes Lampung Belum Monitoring Kasus Flu Singapura
FOTO: ILUSTRASI

RILIS.ID, Bandarlampung – Mewabahnya flu Singapura yang menyerang sejumlah balita belum menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Lampung.

Bahkan satuan kerja yang dipimpin Reihana ini tidak memiliki data jumlah pasien yang terjangkit virus menular tersebut.

Baca juga: Sedang Mewabah, Flu Singapura Serang Balita di Bandarlampung

“Kalau (Jumlah pasien flu Singapura) data tidak ada, karena belum ada yang lapor ke Dinkes,” kata Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat Diskes Provinsi Lampung Media Lisna, Sabtu (28/12/2019).

Meki begitu, Lisna mengakui bahwa flu Singapura memang lebih dominan menyerang terhadap anak-anak dan juga balita.

"Flu Singapura merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan biasanya dialami oleh anak-anak, tapi tidak menutup kemungkinana bisa juga menyerang orang dewasa. Dan masa inkubasi seseorang terkena virus tersebut sekitar  3-6 hari muncul gejala dan biasanya pulih selama 7-10 hari," ujarnya.

Masih kata Lisna, penularan virus flu Singapura dengan cara menghirup percikan air liur, cairan hidung atau tenggorokan penderita.

"Mengonsumsi makanan atau minuman serta menyentuh benda bekas penderita yang terkontaminasi virus," tuturnya.

Lisna mengimbau masyarakat untuk mencegah virus tersebut masuk ke dalam tubuh manusia dengan cara melakukan perilaku hidup sehat.

"Untuk pencegahannya masyarakat melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), agar tidak terkontaminasi virus tersebut dengan cara membiasakan diri mencuci tangan setelah beraktivitas," tutupnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID