Dua Dewan Bantah ABN, Hakim: Kalau Bohong Tanggung di Akhirat
Muhammad Iqbal
Kamis | 28/02/2019 21.03 WIB
Dua Dewan Bantah ABN, Hakim: Kalau Bohong Tanggung di Akhirat
Sekretaris Fraksi PDIP, Sunyatna (batik coklat) dan Ketua Fraksi PKS, Andi Apriyanto menjadi saksi terdakwa ABN. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/M Iqbal

RILIS.ID, Bandar;ampung – Terdakwa fee proyek infrastruktur Dinas PUPR Lampung Selatan (Lamsel), Agus Bhakti Nugroho (ABN), meminta majelis hakim dan JPU KPK RI untuk menghadirkan saksi anggota DPRD.

Sunyatna selaku Sekertaris Fraksi PDIP dan Ketua Fraksi PKS, Andi Apriyanto yang merupakan anggota Komisi III Bidang Pembangunan DPRD Lamsel pun dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Kamis (28/2/2019). 

Dalam kesaksiannya kedua anggota dewan itu membantah pengakuan ABN, yang menyatakan bahwa mereka berdua turut menyaksikan adanya aliran dana fee proyek kepada DPRD Lamsel. 

"Tidak ada," jawab keduanya kompak. 

Kemudian JPU KPK RI Subari Kurniawan menanyakan apakah keduanya mengetahui adanya jatah proyek untuk anggota dewan. 

"Tidak ada Pak," jawab keduanya lagi. 

Giliran ABN menanyakan para saksi, terkait adanya pertemuan dengan Ketua DPRD yang disaksikan oleh mereka berdua. 

"Kalau secara khusus enggak ada, tapi ketemu dalam acara-acara formal," timpal Sunyatna.

Majelis hakim ketua Mansyur Bustami menutup sesi tersebut.

"Saya rasa cukup ya, dalam sidang itu begini, hanya saudara saksi dan Tuhan yang tahu. Saudara saksi sudah disumpah, jadi kalau bohong, ya saudara siap menerima akibatnya di akhirat. Jadi kalau mau sumpah pocong, itu tidak bisa," ucapnya sembari tertawa.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID