Dua Dewan Kota Masih Gajian, Wiyadi: PAW Tengah Diproses Partai

Minggu | 05/08/2018 17.01 WIB
Dua Dewan Kota Masih Gajian, Wiyadi: PAW Tengah Diproses Partai
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Sulis Wanto

RILIS.ID, Bandarlampung – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandarlampung mengaku belum menerima nama anggota DPRD Kota Bandarlampung yang diberhentikan melalu pergantian antar waktu (PAW).

Hal ini menyusul surat dari Kementerian Dalam Negeri bernomor 160/6324/OTDA tentang pemberhentian anggota DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota yang mencalonkan diri dari partai politik yang berbeda dari partai yang diwakili pada pilkada sebelumnya. 

Kepala BPKAD Trisno Andreas, mengatakan per tanggal 1 Agustus 2018 ia masih mengeluarkan gaji untuk 50 orang anggota DPRD. 

"Masih kok belum ada perubahan apapun. Surat itu juga belum kami terima. Tapi awal bulan kemarin masih 50 orang yang kami urus gajinya," kata Trisno kepada rilislampung.id, Minggu (5/8/2018). 

Dia menjelaskan, jika memang ada anggota DPRD yang diberhentikan karena pindah partai biasanya akan diberitahukan kepada pihaknya. 

"Perubahannya hanya nama penerima gaji saja. Karena yang diberhentikan melalui proses PAW (pergantian antar waktu) jadi ada paripurnanya. Dan sampai sekarang belum ada, tapi nanti akan kita cek lagi," tandasnya. 

Sementara Ketua DPRD Kota Bandarlampung, Wiyadi, membenarkan jika ada dua anggota dewan yang akan segera di PAW lantaran akan berpindah partai saat maju pada pemilihan legislatif 2019.

"Ada dua orang, yaitu Albert Alam dari PPP ke PAN dan Erwansyah dari Hanura ke PAN. Sampai terakhir kemarin mereka masih terima gaji sampai diputuskan partai," terangnya. 

Saat ini, sambung Wiyadi, keduanya masih diproses oleh masing-masing partainya. 

“Mereka di PAW oleh partainya, saya lupa tanggalnya tapi sudah diajukan. PAW tunggu SK Gubernur," tutupnya. (*)

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID