Dugaan Gratifikasi Inspektorat Lamsel, Kejati Periksa Saksi
Muhammad Iqbal
Rabu | 27/01/2021 20.26 WIB
Dugaan Gratifikasi Inspektorat Lamsel, Kejati Periksa Saksi
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Bandarlampung – Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memeriksa sejumlah saksi dalam perkara gratifikasi di inspektorat Lampung Selatan (Lamsel).

Berdasar pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) jumlah saksi yang diperiksa sebanyak tiga orang.

Dimana ketiganya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tiga puskesmas di Lamsel.

Kasipenkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan membenarkan informasi tersebut.

"Iya pemeriksaan terkait gratifikasi Inspektorat Lamsel," katanya Rabu (27/1/2021).

Adapun ketiganya diperiksa guna mendalami dugaan aliran gratifikasi di Inspektorat setempat.

Namun Andrie, enggan membeberkan secara detail terkait dugaan gratifikasi tersebut.

"Pada intinya perkara ini masih dalam pengembangan," tuturnya. 

Namun, bila merujuk pemberitaan sebelumnya Andrie sempat mengakui adanya dugaan pemerasaan dan penerimaan hadiah dari laporan beberapa kepala desa.

Para kepala desa (kades) menyatakan pejabat Inspektorat Lamsel diduga menerima gratifikasi dari kepala Puskesmas. 

Tim penyidik Kejati pun sempat melakukan penggeledahan pada Senin (17/11/2020). Ini semua tertuang dalam surat perintah penyidikan nomor: 06/L.8/Fd.1/11/2020 tanggal 17 November dan sprint geledah nomor: 04/L.8/Fd.1/11/2020.

Dalam perkara tersebut, Andrie mengatakan sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang berjumlah belasan. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID