Enam Lampu Merah Rusak, Petaka Mengintai Pengguna Jalan
lampung@rilis.id
Minggu | 13/05/2018 21.50 WIB
Enam Lampu Merah Rusak, Petaka Mengintai Pengguna Jalan
Lampu lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta, Srengsem, Panjang, tidak berfungsi, Minggu (13/5/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ M.Iqbal

RILIS.ID, Bandarlampung – Enam dari tiga puluh lampu merah (traffic light) di Kota Bandarlampung tidak berfungsi, bahkan nyaris roboh.

Pantauan rilislampung.id, Minggu (13/5/2018), lampu merah yang tidak berfungsi terdapat di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta. Mulai simpang Campangraya, PJR Ir. Sutami, dan Srengsem, Panjang.

Lampu pengatur lalu lintas yang padat di tempat itu mati total. Beberapa di antaranya miring, hanya menunggu waktu untuk roboh.

Pengguna jalan terlihat banyak yang melintasi jalan dari arah satu ke arah semaunya. Jika tidak segera diperbaiki, tempat-tempat ini menjadi daerah rawan kecelakaan lalu lintas.

”Di sini sering banget kecelakaan. Ini kan perempatan. Apalagi banyak mobil truk besar yang ke luar masuk Pelabuhan Panjang,” kata Andi Priyanto (33), warga yang memiliki counter handphone di samping simpang Srengsem.

Togar Simarbun, tukang tambal ban tepat di pinggir simpang PJR Ir. Sutami mengatakan hal sama. Tempat tersebut sudah sering kali terjadi kecelakaan lantaran lampu lalu lintas tidak berfungsi.

”Apalagi ini jalan lintas. Itu percuma aja tiang-tiang lampu merah ada, tapi nggak berfungsi. Cuma jadi pajangan,” kesalnya. 

Sementara untuk lampu lalu lintas yang tidak berfungsi dalam Kota Bandarlampung ada di flyover Pahoman dan perempatan ”Bens Barbershop” di Jl. Jenderal Sudirman.

Satu lagi di Jl. Basuki Rahmat, Sumur Putri, Telukbetung Utara, tepat sebelum RSD Dr. A. Dadi Tjokrodipo. (*)

 

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID