Gelombang Tiga Meter Terjang Empat Rumah, Warga Takut Pulang

Minggu | 23/12/2018 01.18 WIB
Gelombang Tiga Meter Terjang Empat Rumah, Warga Takut Pulang
Dua rumah warga Panjang Selatan yang hanyut disapu gelombang tinggi di sekitar wilayah Pesisir, Sabtu (22/12/2018) malam. FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Empat rumah di Jalan Selat Malaka V RT 10 LK II, Panjang Selatan, Panjang, rusak diterjang gelombang tinggi pada Sabtu (22/12/2018) sekira pukul 22.00 Wib. 

Berdasarkan data yang diperoleh keempat rumah tersebut milik Popo dengan kondisi hanyut, Masni dengan rumah hampir roboh dan miring ke laut.

Sementara, rumah Samudi hilang pada bagian belakang, dan Wawah dalam kondisi rusak. 

Salah satu warga, Suhardi (48), mengatakan saat kejadian ia baru saja pulang dari melaut. Saat hendak melabuhkan perahunya, gelombang tinggi mulai datang. 

"Waktu saya mau ikat perahu, datang ombak menggulung setinggi satu meter dan angin kencang. Terus air langsung surut hingga sejengkal, tak lama ombak yang sama juga datang," kata Suhardi di lokasi kejadian. 

Sementara, Samudi (46), salah satu pemilik rumah yang rusak mengatakan setidaknya ada lima kali gelombang tinggi yang menghantam pemukiman warga. 

"Ada lima kali gelombang yang datang. Yang ketiga itu yang paling besar, tingginya sampai tiga meter. Gelombang itu yang merusak rumah saya dan yang lainnya," ujar Samudi. 

Samudi menuturkan, warga yang merasa janggal dengan surutnya air laut secara tiba-tiba langsung berusaha menyelamatkan diri dan menuju tempat yang lebih tinggi. 

"Alhamdulillah semua sudah tidak ada di rumah begitu gelombang pertama. Kami ingat tsunami di Aceh, dimulai dari air laut yang surut tiba-tiba dan kembali datang dengan gelombang tinggi," terangnya. 

Samudi dan warga lainnya hingga kini masih memilih bertahan di luar rumah meski kondisi laut sudah tenang. 

"Bertahun-tahun tinggal di sini, tapi nggak pernah melihat fenomena alam begini. Kami bertahan untuk beberapa hari ini di luar," tandasnya. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID