Gereja Baptis Isa Almasih Sukarame Butuh Sentuhan Pemkot Bandarlampung

Jumat | 31/01/2020 18.29 WIB
Gereja Baptis Isa Almasih Sukarame Butuh Sentuhan Pemkot Bandarlampung
Kondisi bangunan Gereja Baptis Isa Alamasih di Kelurahan Korpri Sukarame Bandarlampung. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Satria Aji Prasetyo

RILIS.ID, Bandarlampung – Belum banyak yang tahu, diujung perbatasan wilayah Kota Bandarlampung dan Lampung Selatan, terdapat suatu bangunan yang dianggap sakral oleh umat Kristiani.

Jauh dari kata 'Megah', itulah kalimat yang menampilkan kondisi terkini bangunan Gereja Baptis Isa Almasih, yang berada dijalan Satria satu, Kelurahan Korpri Raya, Kecamatan Sukarame. 

Sekilas orang yang berasal dari luar wilayah itu, menganggap bangunan Gereja Baptis Isa Alamasih, hanyalah rumah milik masyarakat. 

Namun jika diamati bangunan sederhana itu ialah rumah peribadahan Gereja Baptis Isa Alamasih.

Lantaran terdapat sejumlah oknum masyarakat yang mempermasalahkan keberadaannya, akirnya renovasi Gereja Baptis Isa Alamasih tersendat. 

Berdasarkan penelusuran Rilis.id, terdapat sejumlah lubang dilangit-langit bangunan sakral itu. 

Tentunya hal tersebut dinilai sangat mengganggu ratusan jamaat Gereja Baptis Isa Alamasih, saat menyelenggarakan sembahyang. 

"Kalau lagi sembahyang hujan ya kami secara inisiatif menghindar air dari bocor atap itu," kata Elisa, Pendeta Gereja Baptis Isa Almasih, Kamis (30/1/2020).

Karena kediamanya tepat berada disamping Gereja Baptis Isa Almasih, pria kental dengan logat jawa ini sering memindahkan peralatan yang berada didalam Gereja Baptis Isa Alamasih.

Khawatir peralatan itu bakal rusak lantaran terendam air hujan yang masuk dari celah-celah lubang atap.

"Karena saya rumahnya disamping Gereja Baptis Isa Almasih, jadi jam berapa pun mau siang atau malam,  saya mambantu mengeluarkan alat yang berada didalam gereja, takut rusak kena air bocor," kata dia. 

Bahkan diawal berdirinya bangunan itu ditahun 1970, hingga kini renovasi belum dilakukan. Alasannya lantaran terdapat oknum warga yang melarang hal tersebut. 

"Sampai saat ini gereja belum mengalami renovasi mas, karena kemarin waktu kami ingin merenovasi dilarang oleh warga sekitar," tuturnya. 

Tak sampai disitu, beberapa tahun lalu terdapat sejumlah oknum masyakat meminta agar Gereja Baptis Isa Almasih, ditutup dengan alasan belum mengantongi izin. 

Sedagkan berdasarkan data dari Kementrian Hukum dan Ham, rumah ibadah yang dianggap sakral oleh umat Krisen itu terdaftar. 

"Ada mas yang mau menutup dengan alasannya yang tidak jelas, padahal kami sudah terdaftar di Kemenkumham," kata dia. 

Padahal, sambung pria akrab disapa Elisa. Setiap minggunya Gereja Baptis Isa Almasih dipadati ritual keagamaan seperti, ibadah umum dihari Sabtu, Sekolah Minggu, di Rabu kegitan doa, dan perkumpulan remaja gereja dihari Minggu.

Kendati begitu, dia berharap agar Pemerintah Kota Bandarlampung mempu melirik nasib Gereja Baptis Isa Almasih, Gereja Baptis Isa Almasih.

Dengan cara turun menangani permasalahan tersebut, tujuannya agar ratusan jemaat Gereja Baptis Isa Almasih dapat merasakan kebebasan beribadah sebagai warga negara Indonesia. (*)

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID