Gubernur: Investor di Lampung Wajib Beri Kontribusi PAD

Selasa | 18/06/2019 18.58 WIB
Gubernur: Investor di Lampung Wajib Beri Kontribusi PAD
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, siap membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Arinal mengatakan adanya BUMD sangat relevan untuk menunjang kontribusi pemasukan bagi APBD.

"Seperti apa itu, saya belum bisa menceritakannya. Karena proses pembangunan itu ada diperuntukkan dalam daya dukung dana. Dana itu sebagai PAD bisa dalam bentuk bagi hasil, pajak atau kerjasama kepada para investor," jelasnya, Selasa (18/6/2019).

Menurutnya yang boleh melakukan investasi di Lampung, adalah investor yang mampu memberikan kontribusi terhadap Pemprov Lampung. Ini sebagai upaya ikut ambil dalam pembangunan untuk menambah PAD.

"Maka dari itu, kedepannya investor kita pastikan tidak akan sulit melakukan investasi di Provinsi Lampung. Sebab, informasi yang saya dapatkan investor sangat sulit berinvestasi di Lampung," tandasnya.

Sementara, Kepala PT. Lampung Jaya Utama (LJU), Andi Jauhari yang membidangi BUMD di Provinsi Lampung mengatakan siap mengoptimalkan kebijakan kebijakan gubernur. 

“Kami BUMD  sedang menyusun Corporate Business Plan Perseroan 2019-2024 dan menyiapkan rencana rencana strategis perseroan ke depannya. Kami akan memberi ruang gerak bagi BUMD untuk menciptakan bisnis-bisnis di daerah dengan memanfaatkan potensi sumber daya (resources)," kata dia

Andi menjelaskan perseroan telah melakukan RUPS tahun Buku 2018. Pada bulan maret lalu dengan opini WTP (Audited) oleh Kantor Akuntan Publik. 

“Untuk itu, kedepannya kami yakin, Perseroan menjadi lebih optimis dalam mengembangkan dan berkontribusi untuk Provinsi Lampung," ungkapnya.(*)

Editor Adi Pranoto



Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID