Harimau Sumatera Terancam Punah Karena Hal Ini
Rilis.id
Sabtu | 21/04/2018 23.55 WIB
Harimau Sumatera Terancam Punah Karena Hal Ini
Harimau Sumatera. FOTO: RILIS.ID/DOKUMEN WWF

RILIS.ID, Riau – Populasi harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) diperkirakan berkisar 400 ekor. Lampung termasuk daerah yang menjadi tempat tinggal satwa liar yang dilindungi tersebut.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wiratno mengatakan, populasi harimau Sumatera terancam punah. Termasuk di Lampung, Taman Nasional Ulu Masen, Swaka Margastwa Kerumutan, Rimbang Baling, dan Bukit Tiga Puluh.

Wiratno mengakui, harimau Sumatera merupakan satu dari enam sub-spesies harimau yang masih bertahan hidup hingga saat ini. “Dan terus terancam keberadaannya akibat perubahan fungsi hutan di Sumatera,” katanya seperti dilansir dari Rilis.id, Sabtu (21/4/2018).

Untuk itu, lanjut dia, perlu ada upaya menjaga habitat harimau, termasuk di antaranya melestarikan siklus makanan pada habitatnya.

“Harimau itu top predator, harus ada siklus makannya. Indikasi pakan menentukan populasi harimau. Kita sekarang ada perubahan (fungsi hutan) besar-besaran di Sumatera," ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Wilayah II Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Mulyo Hutomo mengatakan populasi harimau sumatera yang berada di Provinsi Riau diperkirakan sebanyak 190 ekor atau sepertiga dari total populasi di Pulau Sumatera.

“Populasi harimau sumatera di Riau diperkirakan sekitar 190 ekor," ujarnya.

Bonita, harimau berusia empat tahun sejak Januari 2018 lalu berkeliaran di areal pemukiman warga dan perkebunan sawit PT THIP. Selama itu, Bonita dua kali menerkam dua manusia hingga tewas. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID