Hasil Pengamatan Hilal di Kalianda, Kamis Lebaran
Dora Afrohah
Rabu | 12/05/2021 00.14 WIB
Hasil Pengamatan Hilal di Kalianda, Kamis Lebaran
Pengamatan hilal di Pantai Canti, Lampung Selatan, Selasa (11/5/2021). FOTO: KANWIL KEMENAG LAMPUNG

RILIS.ID, Lampung Selatan – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung melaksanakan Rukyatul Hilal awal 1 Syawal 1442 H/2021 M di Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (11/5/2021).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Juanda Naim memimpin kegiatan ini didampingi Kepala Bidang Urusan Agama Islam Jamaludin.

Hadir Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan Burhanudin dan Sekretaris Kabupaten Lamsel A Kholil.

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengapresiasi dan merasa bangga bahwasanya setiap tahun dijadikan sebagai lokasi Rukyatul Hilal baik Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah," ungkap Burhanudin.

Juanda Naim mengatakan Pelaksanaan Rukyatul Hilal merupakan wujud dari fatwa MUI Nomor 2 tahun 2004.

Isinya menyatakan penetapan 1 Ramadan, 1 Syawal, dan 1 Dzulhijjah dilakukan Kementerian Agama berkonsultasi dengan MUI dan ormas-ormas Islam yang lainnya.

Dalam melakukan pantauan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung selalu menggunakan dua metode yang selama ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan satu sama lainnya.

Yaitu metode hisab dengan cara perhitungan dan yang kedua adalah rukyatul atau dengan cara melihat langsung keberadaan hilal. 

Untuk dipahami bersama bahwa dua metode ini bukan dua metode yang diperhadapkan satu sama lainnya atau dibenturkan. Justru saling melengkapi satu sama lainnya.

Pelaksanaan Rukyatul Hilal menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat yaitu mengukur suhu tubuh, menjaga jarak, memakai masker, dan menyediakan hand sanitizer. Hal ini dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran covid-19.

Dari pantauan di lapangan, diperoleh bahwa ketinggian hilal saat matahari terbenam pada Selasa (11/5/2021) di POB (Pusat Observasi Bulan) Bukit Gelumpai Pantai Canti, Kalianda, data hisab menunjukkan ketinggian hilal pada 29 Ramadan 1442 H masih berada di bawah ufuk atau antara -04 hingga -06 derajat.

Artinya posisi hilal mustahil untuk dapat teramati karena masih minus. Ini dikarenakan hilal masih di bawah ufuk.

Dengan tidak terlihatnya hilal pada 11 Mei 2021 maka Ramadan digenapkan menjadi 30 hari sehingga Rabu (12/5/2021) umat muslim di Provinsi Lampung masih harus berpuasa.

Atas hal ini maka 1 Syawal 1442 H atau Hari Raya Idul Fitri ditetapkan pada Kamis (13/5/2021). (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID