Hasil Rapid Test 11 Tenaga Kesehatan di Pesawaran Reaktif, Dua Positif Corona
Darmansyah Kiki
Selasa | 26/05/2020 11.13 WIB
Hasil Rapid Test 11 Tenaga Kesehatan di Pesawaran Reaktif, Dua Positif Corona
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Pesawaran – Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pesawaran Aila Karyus mengonfirmasi dua tenaga kesehatan dinyatakan positif terpapar virus corona, Senin (25/5/2020).

Kedua tenaga kesehatan berjenis kelamin perempuan itu ditetapkan sebagai pasien 05 dan 06 berdasarkan hasil swab pertama pada Minggu (24/5/2020).

“Hasil swab pertama terhadap 8 orang, 2 orang dinyatakan positif Covid-19. Atas nama Ny. T.Kh 58 tahun dan Ny. EL 45 tahun. Keduanya tenaga kesehatan," ujar Aila.

Menurutnya, kedua pasien selama ini tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit virus corona.

“Kondisi fisik baik dan tidak bergejala, tidak punya riwayat perjalanan sebelumnya dari daerah terjangkit,” tuturnya.

Sebelumnya, Gugus Tugas Pesawaran melakukan rapid test terhadap 114 tenaga kesehatan di Puskesmas Gedongtataan, pada 13 Mei lalu.

Selain tenaga kesehatan, tes cepat corona itu juga diikuti sebanyak 73 pemudik. Hasilnya, 11 orang reaktif atau positif.

"Setelah dilakukan tracing terhadap yang reaktif, didapatkan penambahan 9 orang reaktif, yang merupakan anggota keluarga, sehingga total hasil rapid test reaktif berjumlah 20 orang,” jelas Aila.

Menurutnya, ke-20 orang tersebut kondisinya baik dan tidak menunjukkan gejala Covid-19.

“Karena semua kondisinya baik dan tidak menunjukkan gejala, mereka berstatus OTG (orang tanpa gejala)," tambahnya.

Lebih lanjut, Aila menyatakan semua OTG telah melakukan isolasi mandiri sembari menunggu hasil pemeriksaan swab.

Ia juga mengimbau seluruh tenaga kesehatan di puskesmas, rumah sakit, klinik swasta, agar selalu menjalankan protokol kesehatan pada waktu memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Karena bila banyak tenaga kesehatan yang terpapar virus ini dan harus isolasi 14 hari, siapa lagi yang akan melayani kesehatan masyarakat," ucapnya.

Aila juga meminta masyarakat untuk jujur dalam memberi keterangan kepada petugas kesehatan saat pemeriksaan kesehatan.

“Pakailah masker, jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun, tetap di rumah bila tidak ada keperluan mendesak, serta berperilaku hidup bersih dan sehat," pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID