Ini Dia 21 Perusahaan yang Kantongi Izin Ekspor Benih Lobster di Pesibar
Ari Gunawan
Jumat | 27/11/2020 15.38 WIB
Ini Dia 21 Perusahaan yang Kantongi Izin Ekspor Benih Lobster di Pesibar
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Pesisir Barat – Pesisir Barat (Pesibar) menjadi salah satu lumbung penghasil benih lobster di Lampung. Hal ini membuat sejumlah eksportir tergiur untuk bermain di daerah tersebut.

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pesibar per bulan November, terdapat 21 perusahaan yang mengantongi izin ekspor benih lobster.

Yakni PT Tania Asia Marina 01, PT Tania Asia Marina 02, PT Aquatic SS Lautan Rejeki 01, PT Aquatic SS, Lautan Rejeki 02, PT Royal Samudera Nusantara 01, PT Royal Samudera Nusantara 02, PT Samudra Mentari Cemerlang 01.

PT Samudra Mentari Cemerlang 02, PT Kreasi Bahari Mandiri 01, PT Kreasi Bahari Mandiri 02, PT Karunia Alam Laut 01, PT Karunia Alam Laut 02, CV Guntur Jaya Perkasa, PT Wiratama Mitra Mulia, PT Natura Prima Kultur.

Kemudian UD Bali Sukses Mandiri, PT Rama Putra Farm Bandung, PT Wigra Pratama Karya, PT Lautan Sumber Jaya, dan PT Yfin International.

Selain itu, terdapat beberapa perusahaan yang terkena penangguhan (suspend) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) per tanggal 17 September lalu.

Diantaranya adalah PT Global Perikanan Nusantara, PT Indotama P. Wahana, PT Bahtera Damai International, PT Sinar Alam Berkilau, CV Setia Widara.

Menurut Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Pesibar Bambang Supeno, sejumlah perusahaan tersebut terkena suspend karena tersangkut kasus.

"Perusahaan-perusahaan tersebut berupaya mengirim benih lobster melebihi jumlah yang tertulis dalam dokumen ekspor dan tertangkap di Bandara Soekarno Hatta," jelas Bambang melalui pesan singkat WhatsApp miliknya, Jumat (27/11/2020).

Sementara, terdapat 14 perusahaan yang sudah bekerjasama dengan kelompok nelayan. Ke-14 perusahaan itu sudah mendaftar untuk menaungi 273 kelompok usaha bersama dengan jumlah keanggotaan 3.843 nelayan.

"Yang jelas ada 11 perusahaan yang kena suspend KKP, enam diantaranya terdaftar mengajukan izin operasional di wilayah perairan laut pesisir barat," tambahnya.

Yakni PT Tania Asia Marina, PT Samudera Mentari Cemerlang, PT Aquatic SS Rezeki, PT Kreasi Bahari Mandiri, PT Wiratama M Mulia, UD Bali Sukses Mandiri. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID