Ini Pesan Ibu Negara untuk Pelajar dan Generasi Muda di Lampung
Segan Simanjuntak
Jumat | 02/03/2018 11.26 WIB
Ini Pesan Ibu Negara untuk Pelajar dan Generasi Muda di Lampung
OASE Kabinet Kerja dan pelajar mengkampanyekan bahaya narkoba, kekerasan, dan pornografi di Aula SMAN 2 Bandarlampung, Jumat (2/3/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ISTIMEWA

RILIS.ID, Bandarlampung – Ibu Negara Iriana Joko Widodo berpesan agar pelajar dan generasi muda terus mengukir prestasi dan menjauhi bahaya narkoba, pornografi, dan kekerasan. Pesan itu disampaikan ketua rombongan OASE Kabinet Kerja Siti Faridah Pratikno di Aula SMAN 2 Bandarlampung, Jumat (2/3/2018). 

“Masa muda merupakan masa yang indah, terlebih jika diisi dengan kegiatan positif dan dapat mengukir prestasi. Jangan sampai masa muda terenggut karena narkoba, pornografi dan kekerasan,” kata istri Menteri Sekretaris Negara itu di hadapan ratusan pelajar yang menghadiri acara tersebut.

“Dekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, jaga komunikasi dengan orang tua dan guru serta saling mengingatkan dan menjaga di antara teman. Ayo larang bersama narkoba, pornografi, dan kekerasan," sambungnya.

Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno menyambut baik pesan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tersebut. “Kita ketahui bersama, penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari," ujarnya.

Pemuda-pemudi sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Akibatnya generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan.

“Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di negara kita saat ini sudah dalam kondisi yang memprihatinkan. Ini mengingat narkoba telah memasuki segala aspek kehidupan baik yang tinggal di kota mapun desa, orang kaya maupun miskin, terpelajar maupun tidak pernah sekolah, baik orang dewasa maupun anak-anak. Lebih dari itu, dampak negatifnya sangat luas, baik dari segi kesehatan, sosial, ekonomi maupun tindak kriminal," terangnya.

Sementara Kapolda Lampung Irjen Suntana menuturkan bahwa narkotika jenis apapun jangan sampai disentuh bagi seluruh warga masyarakat termasuk kalangan pelajar.

“Hal yang seperti ini (Narkotika) kita tidak boleh sentuh sama sekali, jangankan sentuh, mencium saja tidak boleh," pintanya.

Kapolda menekankan bahaya terhadap rokok yang menjadi cikal bakal terpengaruhnya terhadap narkotika. “Merokok adalah awal mulai nantinya akan mengenal bahan-bahan narkoba, jadi dari sekarang tidak boleh menghisap rokok. Persiapkan diri kalian untuk belajar dengan baik karena tantangan masa depan dalam membangun negara ini lebih berat. Tunjukkan prestasi kita, dan saya minta katakan tidak pada narkoba," ujarnya. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID