Insentif Nakes Lambar Rp 1,33 M Belum Cair, Ini Kata Kadiskes - RILIS.ID
Insentif Nakes Lambar Rp 1,33 M Belum Cair, Ini Kata Kadiskes
Ari Gunawan
Kamis | 02/07/2020 20.40 WIB
Insentif Nakes Lambar Rp 1,33 M Belum Cair, Ini Kata Kadiskes
Kadiskes Lambar, Paijo. Foto: Rilis Lampung/Ari Gunawan

RILIS.ID, LAMPUNG BARAT – Insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang bersentuhan langsung dengan Corona Virus Disease (Covid-19) belum dicairkan.

Meskipun Dinas Kesehatan (Diskes) Setempat sudah mengajukan dengan Provinsi sejak bulan April lalu, namun hingga kini belum ada jawaban.

Kadiskes Lambar Paijo, mengatakan, Pihaknya sudah mengajukan sejak lama, dalam pengajuan pun tidak ada kendala, namun hingga sekarang belum ada jawaban dari pemerintah pusat.

"Jumlah Nakes yang kita ajukan yakni dokter sebanyak 24 orang, 98 perawat, 117 bidan dan tenaga kesehatan lainnya sebanyak 27 orang dengan jumlah anggaran yang diajukan mencapai Rp 1,33 Miliar,” kata Paijo, Kamis (2/7/20).

Selain itu Paijo juga menjelaskan, hitungan yang dimaksud yakni tergantung pada jumlah pasien Positif, Orang tanpa Gejala (OTG), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam pemantauan (ODP) bahkan yang sudah discreening, semua itu mempengaruhi dengan dana maksimal 5 Juta per orang yang diajukan.

“Yang jelas dengan adanya kemarahan pak Presiden terkait anggaran yang baru terserap sebanyak 1,75 persen itu mudah-mudahan bisa mempercepat terealisasinya anggaran tersebut. Karena untuk di Kabupaten Lampung Barat saat ini belum terserap sama sekali,” jelas Paijo.

Lebih lanjut Paijo menuturkan, sebagai bentuk perhatian Pemkab Lambar terhadap Nakes yang bersentuhan langsung dengan Covid-19, pemerintah setempat juga memberikan insentif yang bersumber dari anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) APBD tahun 2020 untuk bulan April, Mei, dan Juni.

“Karena ini sudah masuk bulan Juli, kita belum bisa memastikan apakah insentif yang dari APBD itu akan dilanjutkan atau tidak. Meskipun secara nasional pandemi ini belum selesai, dan untuk memastikan itu akan diadakan pembahasan terlebih dahulu,” tutur Paijo. (*)

 

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID