Jaga Netralitas ASN, Gubernur Lampung Kirimkan Surat Edaran ke 8 Daerah - RILIS.ID
Jaga Netralitas ASN, Gubernur Lampung Kirimkan Surat Edaran ke 8 Daerah
lampung@rilis.id
Jumat | 24/01/2020 21.01 WIB
Jaga Netralitas ASN, Gubernur Lampung Kirimkan Surat Edaran ke 8 Daerah
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat menerima kunjungan Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah beserta jajarannya. FOTO:IST

RILIS.ID, Bandarlampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kembali menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjaga netralitas dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak 2020 mendatang.

Untuk itu, Gubernur akan memerintahkan jajaran dibawahnya untuk mengirmkan surat edaran ke Kabupaten / Kota untuk menjaga netralitas ASN.

Hal ini disampaikan Arinal saat menerima kunjungan Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah beserta jajarannya di ruang kerja gubernur, Jumat (24/1/2020).

“Saya akan mengirim surat kepada seluruh Kabupaten/ Kota untuk menjaga netralitas ASN, terutama bagi Kabupaten / Kota yang akan mengikuti Pilkada tahun ini,” kata Arinal.

Diketahui ada delapan kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada tahun ini. Di antaranya terdapat juga petahana yang akan berkompetisi. Yaitu di Lampung Selatan (Nanang Ermanto dari PDI Perjuangan), Lampung Timur Zaiful Bukhori (Demokrat), Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto (PDI Perjuangan), Waykanan Raden Adipati Surya (Demokrat) dan Edward Antony (PAN).

Kemudian, di Pesisir Barat Agus Istiqlal (NasDem) dan Erlina (PKB), Pesawaran Dendi Ramadhona (Demokrat) dan Eriawan (PDI Perjuangan), Metro Pairin (Golkar) dan Djohan (Demokrat) serta Bandarlampung Yusuf Kohar (Demokrat) dan Eva Dwiana Herman HN istri dari Walikota Bandarlampung Herman HN.

Arinal menyampaikan untuk mensukseskan pilkada ini, dirinya menilai perlu dilaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral antara Forkopimda, Pemerintah Provinsi, KPU, Bawaslu, Pemerintah Kabupaten/Kota, untuk menyatukan persepsi demi menjaga kondusifitas Provinsi Lampung menjelang saat dan pasca pilkada mendatang.

“Pada prinsipnya, saya sangat mendukung penyelenggaraan Pilkada yang akan dilaksanakan di 8 kabupaten/kota,” jelas Arinal.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah menjelaskan audiensi dengan Gubernur Lampung selain perkenalan beberapa anggota komisioner baru Bawaslu juga untuk koordinasi menyukseskan Pilkada 2020.

“Tentunya dalam menyukseskan Pilkada nanti, Bawaslu harus melakukan koordinasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Ke depan kami juga akan melakukan koordinasi dengan seluruh Forkopimda Provinsi Lampung,” ucapnya.

Disampaikannya, Delapan Kabupaten/ Kota yang akan menyelenggarakan Pilkada, saat ini sudah mulai melakukan tahapan persiapan dengan baik, namum Bawaslu mengingatkan kembali tentang larangan bagi Bupati /wakil Bupati yang mencalonkan kembali di daerah yang melaksanakan Pilkada yang sama untuk mengadakan mutasi atau melantik pejabat.

“Petahana tidak boleh mutasi pejabat dalam waktu enam bulan sebelum penetapan calon, sampai dengan akhir masa jabatan,” tegas Khoir sapaan akrabnya.

Turut serta dalam pertemuan tersebut antara lain para komisioner Bawaslu, Iskardo P pangar, Herman, M. teguh, Karno A Satarya, Ade Asy”ari, Kepala Sekretariat Bawaslu Dini Yamashita, dan seorang Kabag dari Bawaslu yaitu Raja Monang. (*)

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID