Jl. Raden Imba Kusuma, Arena Balap Liar dan Pamer Aksi Jalanan

Selasa | 22/05/2018 21.13 WIB
Jl. Raden Imba Kusuma, Arena Balap Liar dan Pamer Aksi Jalanan
Salah satu aksi jumping freestyle di arena balap liar Jalan Raden Imba Kusuma, Telukbetung Selatan, Selasa (22/5/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/ El Shinta 

RILIS.ID, Bandarlampung – Jalan Raden Imba Kusuma, Telukbetung Selatan (TbS), berubah jadi arena balapan liar. Tak hanya ilegal, ajang memacu adrenalin ini juga mengundang maut. 

Pantauan rilislampung.id, Selasa (22/5/2018), ratusan remaja berkumpul di sepanjang jalan dengan menggunakan sepeda motornya. Beberapa di antaranya unjuk kebolehan di atas aspal.

Sepeda motor yang menggunakan knalpot racing memekakkan telinga, dipacu dengan kecepatan tinggi. Tanpa rasa takut, pengendaranya menyelip dan menyalip kendaraan umum lainnya.

Sesekali mereka memamerkan aksi jumping freestyle. Rasa deg-degan sesekali terasa saat para pembalap jalanan ini nyaris jatuh atau bersenggolan dengan kendaraan lainnya.

Kerumunan langsung bubar ketika mobil patroli Polsek Telukbetung Selatan (TbS) datang. Namun setelah polisi pergi, aksi kembali dilanjutkan sampai magrib. 

Ahmad Noval (25), salah satu pembalap jalanan yang banyak menampilkan jumping freestyle mengatakan, area balap liar di Jalan Raden Imba Kusuma ada setiap hari menjelang azan magrib.

"Dari awal puasa setiap sore di sini pasti ada kok. Nggak cuma balapan, ada juga freestyle. Bebas saja di sini mau gimana," kata Noval, Selasa (22/5/2018).

Dia menuturkan, Jalan Raden Imba Kusuma dipilih lantaran dekat jika dijangkau dari pusat kota. 

"Nggak ada lintasan balap lain, ada juga jauh di Itera. Emang dari tahun ke tahun di sini balap liarnya," ungkap pria yang mengenakan baju koko ini.

Sementara, Danu Ardian (15), mengaku sengaja datang ke arena balap liar tahunan ini untuk menghabiskan waktu sore menjelang buka puasa.

"Ngabuburit ke sini, lihat yang balapan. Kalau lagi mood ya ikut turun," terangnya santai. (*)

 

 

 

 

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID