Kekurangan Arkeolog, Puluhan Situs di Lambar Terabaikan
Ari Gunawan
Senin | 19/10/2020 11.37 WIB
Kekurangan Arkeolog, Puluhan Situs di Lambar Terabaikan
Kabid Budaya Disdikbud Lambar, Riadi. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Ari Gunawan

RILIS.ID, Lampung Barat – Pemkab Lampung Barat (Lambar) kekurangan tenaga ahli di bidang arkeolog dan seni. Akibatnya, upaya melestarikan dan memgembangkan seni budaya sulit dilakukan. 

Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lambar, Riadi, mengatakan, banyak ditemukan situs bersejarah baru di Lambar hasil dari laporan masyarakat. 

Namun untuk melakukan penelitian lebih mendalam atas temuan tersebut, Pemkab Lambar terkendala karena tidak adanya tenaga yang ahli di bidang arkeologi.

Hanya beberapa situs yang sudah diteliti dari puluhan yang ditemukan. Untuk melakukan kajian sistematis tentang penemuan tersebut, hanya bisa dilakukan dengan kerjasama pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten dan Balai Arkeologi (Balar).

Selain terkendala tenaga arkeolog, Riadi menjelaskan Pemkab Lambar juga tidak memiliki sumber daya manusia (SDM) di bidang seni. Terutama di bidang seni tari dan seni musik tradisional.

"Untuk itu, kami bekerjasama dengan beberapa sanggar seni di Lambar yang memiliki seniman yang mumpuni di bidangnya," ujarnya, Senin (19/10/2020).R

iadi berharap, Pemkab Lambar melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dapat membuka formasi PNS di bidang arkeologi dan seni budaya saat melakukan perekrutan. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID