Klaim Asuransi Tak Dibayar, Nasabah Bumiputera Curhat ke OJK
Dwi Des Saputra
Rabu | 10/02/2021 15.36 WIB
Klaim Asuransi Tak Dibayar, Nasabah Bumiputera Curhat ke OJK
Nasabah AJB berunjuk rasa di kantor OJK Lampung. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Dwi Des

RILIS.ID, Bandarlampung – Sebanyak 15 orang nasabah asuransi jiwa bersama (AJB) Bumiputera 1912 mendatangi Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Rabu (10/2/2021).

Mewakili 180 orang lainnya yang berasal dari beberapa daerah di Lampung, mereka menagih klaim asuransi yang hingga kini belum dibayar.

Indah (34), nasabah asal Liwa, Lampung Barat, mengaku sudah sejak dari 2006 mengikuti program pendidikan beasiswa. 

Premi yang harus dibayar ibu enam anak ini sekitar Rp12 juta dalam satu tahun.

“Pada tahun 2019, seharusnya saya mendapatkan Dana Kelangsungan Belajar (DKB) senilai Rp10 juta, namun sampai saat ini tak kunjung cair,” keluhnya. 

Menurut dia, dirinya sudah melapor ke kantor cabang Bumiputera di Kotabumi. Tetapi diminta langsung ke kantor di Bandarlampung. 

“Hasilnya pun sama saja tidak ada kejelasan, malah seperti di oper-oper,” kesalnya.

Dia sebenarnya sudah ingin berhenti lama. Namun ditahan-tahan oleh pihak asuransi. Mereka beralasan tak apa tidak membayar premi sambil menunggu klaim dibayar. 

Sementara, Koordinator nasabah Lampung, M Samsudin, mengatakan unjuk rasa ini sebagai bentuk upaya memperjuangkan hak-hak mereka. 

“Kita minta bantuan OJK sebagai regulator. Kita tidak nuntut banyak, hanya minta klaim dibayar itu saja,” kata Samsudin, usai bertemu perwakilan OJK Lampung.

Terpisah, Kepala Sub Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Lampung, Dwi Krisno, menjelaskan bahwa ini adalah permasalahan kantor pusat OJK.

“Intinya kebijakannya ada di pusat. Kita hanya menerima pengajuan pengaduan –pengaduan polis di daerah,” kata Dwi Krisno. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID