Klub Nonton dan Komunitas Bangun Ekosistem Film di Lampung
lampung@rilis.id
Jumat | 04/12/2020 19.58 WIB
Klub Nonton dan Komunitas Bangun Ekosistem Film di Lampung
FOTO: DOKUMENTASI KLUB NONTON

RILIS.ID, Bandarlampung – Klub Nonton dan komunitas film yang hadir pada Community Forum dalam gelaran 15th Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Lampung menyatakan siap membangun ekosistem film di provinsi ini.

Komitmen itu disampaikan setelah forum diskusi berakhir, sebagai kesimpulan setelah membahas tantangan dan hambatan perfilman di Lampung pada Jumat (27/11/2020).

Koordinator Forum Komunitas dari 15th JAFF Community Forum Lampung, Ryan Ramadhan, mengungkapkan permasalahan yang paling mendasar dari komunitas film di Lampung adalah belum terciptanya ekosistem yang baik dan mendukung satu sama lain.

”Setelah kita berhasil membangun ekosistem, kita akan mulai mengukuhkan peran masing-masing komunitas. Sehingga, saling mengisi satu sama agar kegiatannya bisa berkelanjutan,” ungkapnya.

Anggi Bastians, peserta Forum Komunitas asal SMK Pelita Pesawaran mengungkapkan dirinya merasa senang dengan adanya Forum Komunitas 15th JAFF Lampung ini.

”Bahagia sekali kegiatan Forum Komunitas akhirnya terselenggara di Lampung, karena belum pernah ada sebelumnya. Selain untuk ajang silaturahmi antar komunitas film, juga dapat meningkatkan gairah dan semangat filmmaker di Lampung untuk menghasilkan karya-karya luar biasa ke depannya,” ungkap Anggi.

Forum Komunitas 15th JAFF Lampung ini dihadiri lebih dari 15 komunitas film, asosiasi film, serta sekolah seni dari seluruh penjuru Lampung. Acara diselenggarakan di Gedung Dewan Kesenian Lampung pada 26 dan 27 November 2020.

Selain Forum Komunitas, terselenggara pula program pemutaran yang berlangsung pada 26 sampai 28 November 2020. Yaitu Layar Komunitas, Asian Prespective (JAFF-NETPAC), Light of Asia, dan Indonesian Film Splash Short serta program tambahan spesial dari Klub Nonton yaitu Sekura: Wajah Sinema Lampung dan The Spirit of East.

Dari masing-masing program tersebut, beberapa film terpilih --dari total ratusan film yang ikut serta dari seluruh penjuru benua Asia,  ditayangkan dengan kuota terbatas. Jumlah penonton dibatasi 50 orang per filmnya dengan menaati protokol kesehatan Covid-19. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID