Komisi C DPRD Mesuji Usir Wartawan saat RDP dengan Gugus Tugas
Juan Situmeang
Rabu | 20/05/2020 09.20 WIB
Komisi C DPRD Mesuji Usir Wartawan saat RDP dengan Gugus Tugas
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILIS.ID, Mesuji – Komisi C DPRD Mesuji memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Gedung DPRD setempat, Selasa (19/5/2020).

Komisi C melakukan rapat dengar pendapat (RDP) mengenai kinerja Gugus Tugas dalam penanganan dan penggunaan anggaran Covid-19.

Namun sayangnya, RDP tersebut berlangsung tertutup. Sejumlah wartawan yang sempat hadir diusir keluar oleh petugas.

Hal itu membuat para pewarta kecewa karena diminta keluar ruangan.

“Aneh, ini agenda mendengar apa yang sudah dilakukan Gugus Tugas terkait Covid-19 yang nyata-nyata kepentingan publik dan uang yang dipakai uang rakyat, juga bukan rahasia negara. Kok disuruh keluar, apalagi pas pembahasannya anggaran. Kami tadi beberapa orang, cuma disuruh keluar semua, kata staf yang suruh keluar tadi perintah ketua Komisi C, ” ujar Hendri, salah satu wartawan yang hadir dalam RPD itu.

Pengusiran wartawan ini sangat disayangkan oleh Sekretaris PWI Mesuji Apriadi.

“Hal itu tidak bisa diterima. Harusnya pembahasan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan publik dan anggaran yang dibiayai oleh uang rakyat, harus terbuka seluas-luasnya untuk diakses, apalagi oleh wartawan,” sesalnya.

Dia mempertanyakan sikap Ketua Komisi C DPRD Mesuji Parsuki yang menyuruh stafnya mengeluarkan wartawan dari ruangan saat pembahasan anggaran dengan OPD terkait.

“Jangan sampai kita ini bersemangat mau menegakkan aturan, tapi justru menabrak aturan lain. Perlakukan itu sudah tidak menghormati dan melanggar kebebasan pers yang dijamin Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kami pasti minta klarifikasi resmi atas sikap ketua komisi C DPRD Mesuji ,” tegas Apriadi.

Terpisah, Ketua Komisi C DPRD Mesuji Parsuki membantah telah mengusir wartawan.

"Saya tidak ada perintah gitu tuh, mas," kilahnya melalui pesan WhatsApp, Selasa (19/5/2020) malam.

Saat ditanya apakah ada inisiatif dari staf DPRD yang ada di ruangan rapat, Parsuki hanya bilang kemungkinan.

"Mungkin," singkatnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID