KPU Dituntut Munculkan Ide Kreatif Tingkatkan Partisipasi Pemilih  - RILIS.ID
KPU Dituntut Munculkan Ide Kreatif Tingkatkan Partisipasi Pemilih 

Rabu | 08/01/2020 13.46 WIB
 KPU Dituntut Munculkan Ide Kreatif Tingkatkan Partisipasi Pemilih 
Anggota KPU Lampung Antoniyus Cahyalana. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman

RILIS.ID, Bandarlampung – KPU Provinsi Lampung menekankan kepada KPU kabupaten/kota untuk membuat ide-ide kreatif dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih di pilkada 2020. 

"KPU kabupaten/kota mesti punya ide-ide kreatif dan inovatif agar masyarakat mau berpartisipasi aktif dalam pilkada serentak 2020. Partisipasi aktif dimaksudkan bukan hanya kehadiran di TPS, namun bisa juga ikut serta dalam penyelenggaraan dengan menjadi tenaga adhock PPK, PPS maupun KPPS," kata Antoniyus Cahyalana anggota KPU Lampung, via WhatsApp-nya, Selasa (7/12/2020). 

Menurut Antoniyus, usaha lainnya adalah memantau setiap tahapan dan yang lebih penting adalah kebebasan menentukan pilihan politiknya tanpa intervensi atau terpengaruh politik uang. 

"Inovasi dan kreasi bisa digali dari kebudayaan lokal yang dipadukan dengan kondisi kekinian. Melibatkan banyak kelompok-kelompok atau komunitas masyarakat selain itu juga, KPU daerah memanfaatkan teknologi informasi," jelasnya. 

Antoniyus mengapresiasi langkah KPU Kota Metro yang telah memunculkan mobil cerdas demokrasi untuk tingkatkan partisipasi pemilih, yang kemarin KPU RI menyambut baik ide kreatif itu. 

"Itu (mobil demokrasi) salah satu bentuk kreatifitas. Daerah lain sebenarnya sudah banyak punya mobil serupa namun isinya masih belum lengkap," ungkapnya. 

Dia juga menegaskan jika KPU kabupaten/kota jeli, sebenarnya banyak yang bisa dikreasikan. 

"Bisa pakai becak demokrasi atau lain-lainnya. Makanya kami mendorong kreasi-kreasi KPU kabupaten/kota," pungkasnya.

Sementara, Ketua KPU Kota Metro Nurris Septa Pratama mengatakan bahwa mobil cerdas demokrasi merupakan salah satu upaya dari KPU Kota Metro untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Bumi Sai Wawai.

"Mobil ini merupakan bagian dari upaya kita. Tentu kita ingin pemilu ini terasa di segala aspek. Kedepan kita akan gandeng komunitas, nanti ada KPU 'goes to campus', sosialisasi di pengajian, pasar, supaya partisipasi pemilih semakin naik dan media juga berperan sangat penting di sini," ucapnya. 

Pihaknya meminta dukungan dari semua stakeholder di Kota Metro untuk menciptakan pemilu yang aman, damai, dan tenteram dan tentunya menghadirkan pemimpin Kota Metro yang benar-benar pilihan dari masyarakat. 

Nurris menegaskan, pada pilkada tahun 2015 yang lalu, tingkat partisipasi pemilih di Kota Metro sebanyak 70 persen. Oleh karena itu pada Pilkada 2020, KPU akan berupaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

"Untuk saat ini memang belum kita hitung ya berapa target kita. Kalau tahun 2015 lalu itu 70 persen, sedangkan pada pileg dan pilpres 2019 mencapai 87 persen. Tentu kita berharap untuk bisa meningkat lagi," tandasnya. (*) 

 

 

 

 


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID