KUA-PPAS 2021 Diteken dalam Tempo Dua Hari, Pendapatan Diproyeksi Rp7,59 T
Segan Simanjuntak
Sabtu | 21/11/2020 15.31 WIB
KUA-PPAS 2021 Diteken dalam Tempo Dua Hari, Pendapatan Diproyeksi Rp7,59 T
Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay menandatangani KUA-PPAS 2021 pada Jumat (20/11/2020). FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Bandarlampung – DPRD dan Pemprov Lampung telah menandatangani Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2021 pada Jumat (20/11/2020).

Proses pembahasan hingga penandatanganan terbilang singkat. Pasalnya, rancangan KUA-PPAS baru diserahkan pihak eksekutif pada Rabu (18/11/2020) lalu.

Dari data yang diterima Rilislampung pada Sabtu (21/11/2020), DPRD dan Pemprov Lampung sepakat memproyeksikan pendapatan daerah tahun depan sebesar Rp7,59 triliun.

Hal itu terdiri atas pendapatan asli daerah (PAD) Rp3,3 triliun, pendapatan transfer Rp4,24 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp13,9 miliar.

Belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp7,48 triliun dengan komponen belanja operasional Rp5,5 triliun, belanja modal Rp619 miliar, belanja tidak terduga Rp30 miliar, dan belanja transfer Rp1,3 triliun.

Komponen pembiayaan daerah meliputi penerimaan pembiayaan sebesar Rp58 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp171 miliar.

Wagub Lampung Chusnunia Chalim atau Nunik mengklaim penyusunan KUA-PPAS 2021 dapat mengatasi tantangan pandemi Covid-19 yang diperkirakan masih terasa pada tahun depan.

“Penyusunan KUA-PPAS Provinsi Lampung tahun 2021 diformulasikan dalam kerangka upaya mengatasi tantangan untuk mampu bangkit kembali menjadi lebih maju dan lebih berdaya saing," ujar Nunik.

Pada tahun depan, Pemprov tetap melaksanakan tiga fokus penanganan dampak Covid-19, yaitu penanganan dampak kesehatan, dampak ekonomi, dan penyediaan jaring pengaman sosial. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID