Lagi, Sindikat Narkoba di Lapas Rajabasa Dibongkar
Muhammad Iqbal
Kamis | 09/08/2018 19.09 WIB
Lagi, Sindikat Narkoba di Lapas Rajabasa Dibongkar
Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes Shobarmen saat menunjukkan barang bukti narkotika, Kamis (9/8/2018). FOTO: Dokumen Kombes Shobarmen

RILIS.ID, Bandarlampung – Sindikat narkoba di Lapas Kelas IA Bandarlampung atau Lapas Rajabasa kembali dibongkar. Sebelumnya, pengungkapan sindikat narkoba dibongkar di lapas ini, oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung. Tak tanggung-tanggung, barang buktinya seberat 6 kilogram sabu-sabu (baca: BNNP Ungkap Sindikat Sabu 6 Kg di Lapas Rajabasa, KPLP: Kami Kecolongan).

Kali ini, Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil meringkus lima tersangka jaringan narkoba di Kota Bandarlampung. Kelimanya yakni Sony Febriyansah, Edward alias Iwang, Tami, Supriyadi serta salah seorang narapidana Lapas Rajabasa, Buang. 

Menurut Dirresnarkoba Polda Kombes Shobarmen kali pertama petugas mengamankan Sony. Petugas berhasil mengamankan barang bukti barkotika jenis sabu sebanyak 100 gram.

Lalu, dilakukan pengembangan dan petugas berhasil mengamankan Edward alias Iwang dengan barang bukti 400 gram sabu-sabu serta pil ekstasi sebanyak 2.500 butir dan 480 pil happy five.

Setelah dilakukan pengembangan lagi, petugas berhasil mengamankan tersangka Tami, Supriyadi dan Buang. 

“Kelima tersangka itu terpaksa kami lumpuhkan dengan tindakan tegas terukur (ditembak), lantaran memberikan perlawanan aktif terhadap petugas,” katanya, Rabu (9/8/2018).

Dari lima tersangka itu, bandar narkobanya ini ada dua yaitu Sony dan Edward. Sementara untuk tiga orang tersangka lainnya seperti Tami, Supriyadi dan Buang merupakan pengendali atau pengedar.

Terpisah Kalapas Kelas 1 A Rajabasa Kota Bandarlampung membenarkan bahwa pihak Polda telah mengamankan salah seorang warga binaanya yang bernama Buang. 

“Narapidana Buang itu di Blok D Lapas Rajabasa, Buang itu merupakan narapidana perkara yang sama yaitu perkara narkoba. Jadi setelah kami mendapatkan pemberitahuan dari Polda bahwa ada narapidana yang terlibat sebagai pengendali narkotika, kami persilahkan untuk menangkapnya,” tutupnya. (*)

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID