Lampung Targetkan Tahun 2024 Sanitasi Layak Capai 90 Persen - RILIS.ID
Lampung Targetkan Tahun 2024 Sanitasi Layak Capai 90 Persen
Agus Pamintaher
Rabu | 15/07/2020 19.45 WIB
Lampung Targetkan Tahun 2024 Sanitasi Layak Capai 90 Persen
Ilustrasi: Google

RILIS.ID, Bandarlampung – Akses sanitasi yang minim mengancam kesehatan bayi dan anak-anak. Dengan kondisi tersebut, Indonesia pada tahun 2030 menghadapi bonus demografi. Dimana kualitas pemuda yang dihasilkan akan terancam kualitasnya.

 Menghadapi potret sanitasi di Lampung saat ini, Pemprov Lampung, Mitra Bentala, SNV Indonesia dan WASH SDGs menyelenggarakan diskusi panel bertajuk Kesiapsiagaan Provinsi Lampung Untuk Target Sanitasi Aman Tahun 2024.

Diskusi melalui program Voice For Change Pathership, Kamis (15/7/2020). Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, Imran Agus Nurali, menyatakan, saat ini masa pademi covid-19 target secara nasioanal tidak berubah.  Capaian akses sanitasi layak (nasional) tahun 2019 adalah 77,44% termasuk akses aman 7,5%.

“Sekarang ini, peningkatan akses sanitasi layak nasional rata-rata sebesar 2% per tahun. Sementara penurunan tingkat praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di tempat terbuka sebesar 1,4% per tahun,” ujar Imran Agus Nurali.

Direktur Perkotaan, Perumahan, dan Permukiman Bappenas, Tri Dewi Virgiyanti mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut, dalam RPJMN 2020- 2024 pemerintah Indonesia telah memberi target untuk tidak ada lagi perilaku BABS.

“Tahun 2024, target sanitasi layak mencapai 90% dan termasuk 15% sanitasi aman,” ujar Tri Dewi Virgiyanti.

Hal tersebut dibenarkan perwakilan Bappeda Provinsi Lampung, Ahmad Lianurzei menanggapi pada tahun 2024 Provinsi Lampung mempunyai target untuk sanitasi Layak 90%. Hal tersebut, termasuk di dalamnya 10% Sanitasi Aman, dan saat ini baseline sanitasi aman baru diperkirakan 0,03%.

“Hal ini memerlukan usaha bersama untuk mencapai target tersebut. Walaupun dalam kondisi pandemic Covid-19,” ujar Ahmad Lianurzei.

Terkait hal tersebut, Direktur Mitra Bentala, Mashabi menyatakan, Provinsi Lampung yang memiliki jumlah 15 Kabupaten / Kota dan masih sangat rendah dari sisi jumlah yang telah mendeklarasikan sebagai kabupaten/kota Open Defecation Free (ODF).  

“Baru empat Kabupaten/Kota yaitu Pringsewu, Waykanan, Metro dan Lampung Selatan yang telah mendeklarasikan diri sebagai kabupaten dan Kota ODF di Provinsi Lampung. Diskusi Panel ini, bertujuan mengetahui strategi dan rencana kerja percepatan akses sanitasi menuju sanitasi aman,” kata Mashabi. (*)

 

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID