Malang Nasib Kakek Gito di Mesuji, Harta Satu-satunya Raib Digondol Maling
Juan Situmeang
Jumat | 17/04/2020 17.10 WIB
Malang Nasib Kakek Gito di Mesuji, Harta Satu-satunya Raib Digondol Maling
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Mesuji – Mungkin semua orang akan bersedih ketika hasil perjuangannya sirna dalam sesaat. Kondisi itulah yang dialami seorang kakek di Mesuji.

Satu unit sepeda motor Honda Supra Fit milik Kakek Gito (80), warga Simpangmesuji, Kecamatan Simpangpematang, raib digondol maling, Jumat (17/4/2020).

Kakek Gito tidak mengetahui persis kejadiannya. Sebab, saat itu, ia dan istrinya masih tidur lelap.

Menurut sang kakek, pencurian tersebut baru diketahuinya sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, ia sedang membaca kitab suci.

"Waktu saya baca di ruang depan, terus saya merenung, saya lihat ke kanan, saya baru sadar motor kok tidak ada," ujar Kakek Gito.

Ia mengaku kaget saat mengetahui motornya raib dan juga HP-nya. Pria berusia senja ini langsung menanyakan istrinya yang juga sudah terjaga dan beraktivitas di dapur.

"Saya tanya istri saya, mana motor. Kok hilang, lah, istri saya malah lebih kaget. Jadi dari situ saya cek ke dalam rumah," katanya.

Setelah dicek, barulah Kakek Gito sadar jika kontak motor yang ditaruhnya di paku dalam kamar juga lenyap.

"Dari situ saya sadar, kalau motor saya hilang," lirihnya.

Kakek Gito yang tinggal menumpang di rumah papan sederhana bersama istrinya di Simpangmesuji itu, mengungkapkan, jika pintu rumah tidak ada yang jebol.

"Saya biasa keluar ke belakang, jadi tidak pernah lewat depan. Saya lihat semua kunci grendel enggak ada yang copot. Cuma lampu di depan diputus," jelasnya.

Bukan baru kali ini Kakek Gito kehilangan. Ia mengaku pernah kehilangan seekor ayam. Kemudian tanaman pisang yang sudah matang di sekitar rumahnya.

Bahkan dua unit lampu jalan milik Pemkab Mesuji yang berada di depan rumahnya juga digondol maling.

Kakek Gito berharap Polres Mesuji segera menangkap pelaku pencurian sepeda motornya. Karena hanya itu harta yang dimilikinya.

"Saya dan istri hanya tinggal numpang di sini, tidak punya apa-apa. Ya kalau bisa, ya motor saya kembali, tapi kalau memang harus seperti ini, ya kami mengucap syukur aja," tutupnya.

Informasi yang dihimpun Rilislampung, di kompleks rumah Kakek Gito memang sudah sering terjadi pencurian.

Di antaranya rumah Sanjaya Purba, yang berjarak 300 meter dari gubuk Kakek Gito, pada tiga bulan lalu, juga dibobol maling. Sepeda motor dan barang-barang berharga ludes digasak.

Begitu juga Rumah Makan Andini, di mana satu unit motor dicuri. Masih di kompleks yang sama, motor milik Simanurung (70) dan Sihite juga digondol dari dalam rumahnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak



Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID