Mantan Komisioner KPU Lampung Edwin Hanibal Meninggal karena Covid-19
Dwi Des Saputra
Selasa | 12/01/2021 22.10 WIB
Mantan Komisioner KPU Lampung Edwin Hanibal Meninggal karena Covid-19
Edwin Hanibal. ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Anto

RILIS.ID, Bandarlampung – Mantan Komisioner KPU Lampung periode 2008-2012, Edwin Hanibal meninggal dunia di Rumah Sakit Bumi Waras, Bandarlampung pada Selasa (12/1/2021) sekitar pukul 20.15 WIB.

Edwin yang juga eks Ketua Bappilu DPW Partai NasDem Lampung itu wafat karena positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

"Iya, (kena) Covid," tulis Ketua Komisi II DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi yang juga Ketua DPD Partai NasDem Lampung Selatan melalui pesan WhatsApp miliknya, Selasa malam.

Wahrul menceritakan bahwa almarhum merupakan sosok yang baik dan taat menjalankan perintah agama.

"Beliau orang baik, jaga salat 5 waktu, jaga salat dhuha dan berani untuk memperjuangkan hak petani,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Wahrul, Edwin juga merupakan pejuang keadilan Lampung dan mantan Direktur LBH Bandarlampung sekaligus sosok kawan yang setia.

"Kalau belain kawan enggak tangung-tanggung,” tuturnya.

Ia pun turut mendoakan agar Edwin almarhum ditempatkan yang layak di sisi Allah SWT.

"Insyallah Bang Edwin masuk surga Allah SWT. Selamat jalan, Bang Edwin,” ucap Wahrul.

Hal senada disampaikan kolega Edwin, Yuria Putra Tubarat. Ia menilai sosok almarhum merupakan kader terbaik.

"Beliau orang baik, tentunya kami merasa kehilangan salah satu kader terbaik di Lampung,” ungkapnya.

Sebelum wafat, Yuria sempat memberikan semangat kepada almarhum melalui pesan singkat ke telepon seluler Edwin pada Minggu (10/1/2021) lalu.

"Saya suruh beli Pandap (Makanan khas Lampung), lalu ia mengatakan 'enggak ada'. Jaga kesehatan, makan yang enak,” kata Yuria menirukan ucapannya kepada almarhum.

Mewakili atas nama keluarga, Yuria menyampaikan permohonan maaf apabila selama ini almarhum memiliki kesalahan.

"Saya atas nama keluarga memohon maaf yang sedalam-dalamnya,” kata Yuria. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID