Ngobrol Bareng di Unila, IPM Lampung Jadi Sorotan Caleg
lampung@rilis.id
Sabtu | 16/03/2019 20.20 WIB
Ngobrol Bareng di Unila, IPM Lampung Jadi Sorotan Caleg
Ngobrol Bareng Caleg di gedung D.3.1 Fisip Unila, Sabtu (16/3/2019). FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Bandarlampung – Indeks pembangunan manusia (IPM) di Provinsi Lampung menjadi sorotan dalam acara Ngobrol Bareng Caleg di gedung D.3.1 Fisip Unila, Sabtu (16/3/2019).

Dalam acara yang digelar BEM U KBM Unila itu terungkap IPM khususnya di Lampung pada 2016 masih cukup rendah, meski ada peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, IPM Lampung pada 2017 mencapai 68,25. Sementara di tahun 2016 (67,65) dan 2015 (66,95).

Diskusi dihadiri caleg dari Nasdem Taufik Basari; Erwin Eka Kurniawan (Golkar), Detti Febrina (PKS), Edi Agus Yanto (PAN), dan Muhammad Kadafi (PKB).

Menilik tiga fungsi legislatif yakni penganggaran, pengawasan, dan membuat rancangan undang-undang (RUU), diskusi fokus pada kemampuan legislatif mengawal pembuatan RUU yang mampu meningkatkan IPM.

Adu argumentasi terkait IPM dipaparkan masing-masing caleg. Berbagai gagasan pengembangan lapangan pekerjaan bagi masyarakat ditawarkan baik dari segi sosial budaya dan ekonomi.

”Lampung merupakan salah satu provinsi yang memiliki tingkat potensi wisata tinggi. Namun belum dikembangkan maksimal sehingga menjadi PR kita ke depan, jelas Tobas –sapaan Taufik Basari.

Di akhir acara, Edi Agus Yanto, berharap caleg terpilih mampu bergerak bersama masyarakat dan memahami karakter serta permasalahan sehingga mampu membuat kebijakan solutif.

”Semoga acara serupa dapat digelar dalam ruang lingkup lebih luas. Tidak hanya di kampus, namun hingga desa dan kecamatan,” harapnya dalam diskusi yang dimoderatori Suparman Arif. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID