Nonton "Guru Ngaji" Yuk! Film Inspiratif soal Keikhlasan

Jumat | 23/03/2018 21.57 WIB
Nonton
Salah satu adegan dalam film "Guru Ngaji".

RILIS.ID, Bandarlampung – Rumah produksi Chanex Ridhall Pictures (CRP) resmi meluncurkan film Guru Ngaji yang akan tayang serentak pada 22 Maret 2018 di seluruh bioskop di Indonesia. Kisah inspiratif persembahan produser Rosa Rai Djalal ini menyorot soal keikhlasan, kejujuran, dan toleransi.

Film yang mengambil lokasi syuting di Boyolali dan Sukoharjo, Jawa Tengah, ini hadir untuk memberi gambaran nyata kehidupan guru ngaji tanpa kesan menggurui. ”Ini wujud apresiasi kami untuk guru ngaji di Indonesia,” kata Rosa kepada rilislampung.id, Jumat (23/3/2018).

Perwakilan Tim Promo (Goodwork) film Guru Ngaji untuk Lampung, Iin  Mutmainah mengatakan dirinya sengaja mengajak media untuk nonton bareng. Tujuannya dalam rangka mendukung film Indonesia menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. 

”Diharapkan dengan adanya apresiasi dari pihak media, film Guru Ngaji akan diterima di masyarakat," kata Iin usai nonton bareng (nobar) bersama wartawan. Tak hanya mengajak media, ada juga nobar untuk mahasiswa, keluarga, dan santri.

Film berdurasi 100 menit ini menampilkan duet pemenang Piala Citra untuk pemeran utama, Donny Damara dan Dewi Irawan. Donny, yang juga aktor terbaik di Asian Film Award dan Indonesian Movie Award 2012, berperan sebagai Mukri, guru ngaji penuh wibawa yang juga luwes beratraksi sebagai badut.

Donny didampingi Dewi sebagai istrinya, Sopiah. Dewi yang menang Piala Citra di tahun 2014 menampilkan sosok istri yang menjadi penyelaras kehidupan Mukri. 

Film Guru Ngaji juga didukung oleh Dodit Mulyanto sebagai Yanto, Ence Bagus (Parmin), Andania Suri (Rahma), Verdi Solaiman (Koh Alung), Tarzan (Kepala Desa), dan Akinza Chavelier (Ismail).

Guru Ngaji bercerita tentang Mukri di Desa Tempuran yang selama ini ikhlas mengajar tanpa mengharap balasan materi. Untuk mencukupi kebutuhan keluarga, Mukri mengambil pekerjaan sampingan sebagai badut.

Mukri dilanda dilema yang besar karena ia merasa guru ngaji adalah pekerjaan yang sakral dan terhormat, sementara profesi badutnya justru memancing tertawaan orang. Karena itu, ia merahasiakan soal kehidupannya sebagai badut pasar malam dari keluarganya dan segenap warga desa.

Persoalan muncul ketika Mukri menerima permintaan Pak Kepala Desa (Tarzan) untuk tampil memimpin doa di ulang tahun anaknya. Sebab, di sisi lain, ia juga mendapat tawaran manggung menjadi badut di acara sama. Akankah rahasia yang selama ini Mukri simpan rapat-rapat terbongkar?

Film ini juga menghadirkan penyanyi Cakra Khan sebagai penyanyi original soundtrack film Guru Ngaji. Cakra menyanyikan lagu Jangan Mudah Putus Asa ciptaan Ahmad Freddy dan Ade Govinda yang bertema pentingnya sabar dan ikhtiar demi berkah dari Yang Maha Kuasa. (*)

 

 

 

 

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID