ODR di Tanggamus 3.595 dan ODP 152 Orang, Disiapkan Dana Rp54 M - RILIS.ID
ODR di Tanggamus 3.595 dan ODP 152 Orang, Disiapkan Dana Rp54 M
Adi Yulyandi
Sabtu | 04/04/2020 20.30 WIB
ODR di Tanggamus 3.595 dan ODP 152 Orang, Disiapkan Dana Rp54 M
Video conference Forkopimda Tanggamus dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Sabtu (4/4/2020). FOTO: HUMAS PEMKAB TANGGAMUS

RILIS.ID, Tanggamus – Jumlah orang dalam risiko (ODR) dan orang dalam pemantauan (ODP) di Tanggamus per 3 April 2020 cukup besar.

Untuk ODR tercatat 3.595 orang dan ODP 152 orang. Sementara, belum dilaporkan adanya pasien dalam pengawasan (PDP).

"Peningkatan angka (ODR dan ODP) disebabkan banyaknya warga yang berada di luar atau merantau kembali ke Tanggamus," kata Bupati Dewi Handajani, Jumat (4/4/2020).

Ia saat itu bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti video conference dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dari ruang rapat bupati Tanggamus.

Dalam laporannya, Dewi menjelaskan Tanggamus telah melakukan beberapa upaya dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Di antaranya mengeluarkan Surat Pernyataan Siaga Darurat per 17 Maret 2020, Tanggap Darurat (19 Maret), dan memperpanjang masa Tanggap Darurat sampai tanggal 29 Mei (30 Maret).

Pos Pantau diperbatasan juga telah didirikan dengan melibatkan pemerintah dan TNI-Polri.

"Siapapun yang masuk Tanggamus, baik menggunakan bus, travel, dan lainnya, akan kami turunkan dan diperiksa suhu tubuh. Sterilisasi juga kendaraan. Ini sebagai jaminan mereka tidak membawa virus corona ke Tanggamus," terang bupati.

Terkait alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19, Tanggamus menyiapkan Rp54,83 miliar lebih. Ini untuk berbagai macam, termasuk antisipasi apabila terjadi kondisi tertentu.

Juga, keperluan bantuan sosial kepada masyarakat, khususnya bagi yang tidak mendapatkan bantuan dari pusat sehingga tidak ada masyarakat Tanggamus tidak diperhatikan kesejahteraannya.

"Dan dana itu kami persiapkan untuk tiga tiga bulan ke depan sejak April, Mei, dan Juni," jelasnya.

Pemkab pun tengah mengkaji membebaskan retribusi baik pajak restoran, hotel, tempat hiburan, retribusi parkir, terhitung per 1 April sampai 29 Mei 2020. Termasuk PBB masyarakat.

Untuk tempat pemakaman umum apabila ada korban Covid-19 yang meninggal, sudah disediakan lokasi yang jauh dari pemukiman.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati AM Syafi'i, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf Arman Aris Sallo, dan Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Lalu, Kajari David Palapa Duarsa, Sekkab Tanggamus Hamid H Lubis, Kepala Dinas Kesehatan Taufik, Kepala Balitbangda Hendra Wijaya, Kepala Dinas Kominfo Sabaruddin, Kepala Pelaksana BPBD Ediyan Toha, Kadis PMD Idham Khalid, dan Kadis Pertanian Catur Agus.

Sementara itu, Gubernur Arinal Djunaidi menginstruksikan kepala daerah untuk terus melakukan pengawasan terhadap penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

Pemerintah Provinsi Lampung juga akan melakukan pemantauan terhadap masyarakat perantauan di pintu masuk Provinsi Lampung."Saya akan membantu mendata masyarakat perantauan di penyeberangan Bakauheni ataupun Bandara Radin Inten II. Tetapi kita terus menghimbau agar masyarakat tetap di rumah dan tidak berpergian," katanya. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID