Olahraga Boleh Ekstrem, tapi Mereka Tetap Mengaji dan Salat

Selasa | 29/05/2018 21.13 WIB
Olahraga Boleh Ekstrem, tapi Mereka Tetap Mengaji dan Salat
Aksi sejumlah komunitas yang mengikuti kegiatan NgabubuRIDE di Lampung Elephant Park, Selasa (29/5/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ El Shinta 

RILIS.ID, Bandarlampung – Hapus image berandal dan vandalisme, Brotherfillah dan Lampung Skateboard Berhijrah menggelar kegiatan silaturahmi bersama extreme sport. Kegiatan bernama NgabubuRIDE itu digelar di Lampung Elephant Park, Selasa (29/5/2018). 

Ketua Pelaksana NgabubuRIDE, Febrian Santoso, mengatakan kegiatan ini juga didukung Pemerintah Provinsi Lampung, Polresta Bandarlampung, dan Rumah Qur'an Al Ij'Tihad. 

"Kegiatan ini diikuti sejumlah extreme sport seperti Lampung Skateboard Division, Parkour Lampung, Fixie lampung, Lampung BMX, QuadCopter Lampung, dan Gegoh Gawoh Freestyle Soccer,” paparnya kepada rilislampung.id.

Menurut dia, tidak ada pendaftaran maupun syarat apapun. Semua boleh bergabung, termasuk yang tidak ikut dalam komunitas.

Dia menjelaskan, kegiatan ini memang bertujuan untuk menyambung silaturahmi antar komunitas yang sering berolahraga di Lampung Elephant Park. 

"Kita tiap hari olahraga dan berkegiatan di sini, tapi kita nggak kenal satu sama lain. Nah inilah momennya. Kita olahraga bareng sekaligus menjalin silaturahmi," terangnya. 

Febrian menuturkan, NgabubuRIDE juga mengajak teman-teman komunitas ekstrem olahraga untuk ngaji bareng. 

"Selama ini kan image orang-orang ke anak-anak olahraga ekstrem itu berandal, preman, vandalis, dan jauh dari agama. Kita mau tunjukkan kalau ikut komunitas olahraga begitu, masih bisa ngaji dan salat di masjid. Kita mau ubah itu," ujarnya. 

Selain kegiatan olahraga bersama, NgabubuRIDE juga menggelar buka puasa bersama. 

"Setelah olahraga bareng, kita ada kultum yang diisi Ustaz Abu Yazid Al Hanif. Setelah itu buka bersama dan dilanjutkan salat Magrib berjamaah. Rencananya kegiatan ini bakal jadi agenda tahunan kita," tandasnya. (*)

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID