Operasi Masker, Pasar Simpangpematang juga Disekat di 5 Titik - RILIS.ID
Operasi Masker, Pasar Simpangpematang juga Disekat di 5 Titik
Juan Situmeang
Rabu | 20/05/2020 20.32 WIB
Operasi Masker, Pasar Simpangpematang juga Disekat di 5 Titik
Tim Polres, Koramil dan Pol PP amankan pasar Simpangpematang, razia masker dan sosialisasi protokol kesehatan. Foto: Humas Polres Mesuji

RILIS.ID, Mesuji – Polres Mesuji, anggota Koramil, dan Satuan Pol PP serta Dinas Kesehatan melakukan penyekatan dan sosialisasi di Pasar Simpangpematang, Kecamatan Simpangpematang, Kabupaten Mesuji, Rabu (20/5/2020).

Satuan Binmas Polres Mesuji bersama Pol PP melakukan penjagaan di pintu-pintu masuk ke Pasar Simpangpematang. 

Ada lima titik yang disekat oleh tim tersebut. Tiga di jalan utama dan dua titik di belakang pasar. Penyekatan dilakukan dengan imbauan menggunakan masker.

Lebih dari 200 masker yang dibagikan oleh petugas di lokasi pasar dari pukul 08.00 wib-10.00 wib.

“Dari tadi pagi kita langsung turun, ke pasar dengan membagi masker dibantu Pol.PP Mesuji,” kata Kasat Binmas Polres Mesuji, Iptu.Sarijo.

Selain imbauan, pihaknya dan Pol PP memberi masker kepada pengunjung pasar yang kedapatan tidak memakai masker saat berkunjung kepasar terbesar di Mesuji itu.

Sementara Polisi dan Sat Pol PP memberi masker dan sosialisasi, satu unit mobil ambulans penyuluhan milik Puskesmas Simpangpematang dengan pengeras suara keliling pasar woro-woro tentang protocol kesehatan yang harus dijalankan selama pandemic Covid-19.

Pengawalan pasar baik di Simpangpematang dan wilayah lain di Mesuji akan terus dilakukan sampai H-1 lebaran yakni hari Sabtu (23/5/2020).

“Untuk antisipasi penyebaran  dan memutus mata rantai Covid-19, polisi sudah sosialisasi di pasar dari Senin lalu. Kita siapkan anggota,” ujar Sarijo.

Namun sayang, penyekatan baru sebatas mengimbau agar menggunakan masker. Belum ada ketegasan untuk memulangkan pengunjung pasar yang tidak pakai masker.

“Besok pagi, saya sudah minta ke pihak Pemda Mesuji, untuk kumpul dulu, bagaimana koordinasi dan teknis di lapangannya, siapa yang mengatur pasar , anggota yang keliling di dalam pasar untuk terus himbau siapa, dan lainnya, tolong sampaikan ke yang berwenang di pemda mengenai hal ini,” ujarnya.

Narto (54), pedagang pasar, meminta supaya di pintu masuk ke dalam pasar diberi tempat cuci tangan dan di cek suhu tubuhnya.

“Jadi pengunjung kalau masuk sudah harus cuci tangan, jangan dihimbau lagi. Wajib. Juga di tes suhu tubuh pakai Thermogun, kalau suhu tinggi ya suruh balik kanan. Begitu juga yang tidak pakai masker, ya disuruh pulang saja,” pintanya.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID