Pasien Terinfeksi HIV dan AIDS Didominasi Usia 20-30 Tahun
Segan Simanjuntak
Kamis | 22/03/2018 06.40 WIB
Pasien Terinfeksi HIV dan AIDS Didominasi Usia 20-30 Tahun
Aktivis JOB Lampung, Elvina Harahap dan Handrial Mapisa dalam acara Rilis Corner di Kantor Rilislampung.id, Selasa (20/3/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Ade Yunarso

RILIS.ID, Bandarlampung – Jaringan ODHA Berdaya (JOB) Lampung menyebut jumlah Orang dengan HIV dan AIDS dalam kurun akhir Desember 2017 paling banyak didominasi usia 20-30 tahun.

“(Usia 20-30) Ya sekitar 80 persen. Secara umum, pasien yang terinfeksi HIV dan AIDS rata-rata di usia 19-45 tahun. Bahkan yang lansia (Lanjut usia) juga ada,” papar Wakil Bendahara JOB Lampung Handrial Mapisa dalam acara Rilis Corner di Kantor Rilislampung.id, Selasa (20/3/2018).

Menurut Handrial, proses penularan virus HIV dan AIDS terjadi lantaran pasien tidak mengetahui statusnya apakah sudah terinfeksi atau belum. “Selain itu, penularan juga terjadi karena hubungan seks tidak aman, jarum suntik narkoba, dan transfusi darah. Namun, untuk transfusi darah saat ini sudah sangat selektif oleh PMI (Palang Merah Indonesia) sehingga biayanya jadi mahal,” jelasnya.

Dalam kurun sepuluh tahun terakhir, sambungnya, penggunaan jarum suntik narkoba tidak dikategorikan sebagai faktor penyebab. Ini karena peredarannya sudah langka di pasar. “Sekarang lebih dominan melakukan hubungan seks sesama jenis,” ujar Handrial.

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan hubungan seks tidak aman. Karena, kata dia, perilaku tersebut mempercepat masuknya virus HIV dan AIDS ke dalam tubuh. “Kalau melakukan hubungan seks menggunakan kondom, maka dipastikan aman dari virus HIV dan AIDS,” tandasnya. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID