Pekan Depan, Pemkab Tubaba Gelar Festival Bambu Berkelas Internasional
Joni Efriadi
Kamis | 29/10/2020 20.53 WIB
Pekan Depan, Pemkab Tubaba Gelar Festival Bambu Berkelas Internasional
FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Tulangbawang Barat – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Pemkab Tubaba) akan menggelar Tubaba International Bamboo Festival (TIBF) atau festival bambu internasional di Uluan Nughik pada 6-8 November.

Ketua Panitia TIBF Salim Try menjelaskan gelaran ini akan mendistribusikan pengetahuan bambu dengan spektrum yang luas. Mulai arsitektur, seni kriya, seni pertunjukan, kuliner hingga pengetahuan tradisional.

“Agendanya meliputi penerbitan buku, pameran, workshop, seni pertunjukan, penanaman pohon bambu, dan permainan rakyat,” ujar Salim, Kamis (29/10/2020).

Dalam kegiatan tersebut akan diterbitkan buku berjudul “Menjaga Bambu Nusantara dari Tubaba” karya oleh 10 penggiat bambu dari kalangan akademisi, arsitek, pelaku industri bambu, pegiat kriya, dan seniman pertunjukan.

Sepuluh penulis buku adalah Prof. Elizabeth Wijaya (akademisi), Muqodas Syuhada (arsitek), Undagi Jatnika Nagamiharja (praktisi), Eko Prawoto (arsitek), Singgih Susilo Kartono (praktisi), Gede Kresna (arsitek), Lawe Samagaha (seni pertunjukan), Studio Dapur (kriya) dan Putra Dharmalko Tumangke Maxy (arsitek).

Penerbitan buku tersebut diharapkan bisa berkontribusi bagi literasi bambu di Indonesia. Peluncurannya akan ditayangkan secara daring.

“Produk-produk kriya bambu tradisional yang hidup di dalam kebudayaan sungai di kampung-kampung tua di Tubaba menjadi bagian penting dalam festival ini,” ujar Salim.

Bubu bambu yang merupakan teknologi tradisional telah menjadi ekosistem bambu yang membantu modus ekonomi warga. Dengan teknologi tradisional pula pencarian ikan di sungai tidak semata kegiatan ekstraktif biasa.

“Bubu diperlakukan sebagai karya instalasi utama festival. Pengetahuan warga kampung-kampung tua akan didistribusikan secara luas pada bagian acara workshop membuat bubu,” tambah Salim.

Workshop kriya tradisional dilengkapi dengan membuat keranjang botol oleh Rumah Intaran. Sementara pengalaman rasa akan menggelar workshop kuliner bambu.

Workshop lain yang juga sangat penting adalah membuat instrumen musik Q-thik oleh Lawe Samagaha yang merupakan instrumen musik tradisonal baru dan telah menjadi bagian penting dalam program kebudayaan Tubaba.

Sedangkan Indonesia Bamboo Comunity (IBC), sebuah lembaga yang dikenal inisiator membuat instumen-instrumen musik modern berbahan bambu akan menggelar workshop pembuatan gitar bambu.

Sejumlah partisipan luar negeri akan terlibat dalam pameran dengan tajuk “Parametric in Bamboo” merupakan karya-karya sketsa instalasi bambu hasil respon dari bubu Tubaba.

Mereka adalah Carlos Banon (Singapura), Christian Salandanan (Filipina), Lucas Loo (Malaysia), Osamu Sekigushi (Jepang), Prof. Touki Shiga (Jepang), Irina Biletska (Brazil) dan Indra Santosa (Swiss).

Selain pameran, partisipan luar negeri akan berbagi konsep kekaryaan bambu mereka melalui perkuliahan (lecture) yang telah direkam secara khusus untuk ditayangkan di sepanjang festival.

“Festival ini setiap hari akan menampilkan seni pertunjukan, pada malam penutupan kelompok musik Senyawa, sebuah kelompok musik eksperimental dari Jogjakarta, yang dikenal dengan penggunaan instrumen bambu akan menjadi penutup seluruh rangkaian acara,” beber Salim.

Kelompok lain adalah Pringlaras (Pringsewu), Orkes Ba’da Isya (Bandarlampung), Ijotafara (Tubaba), Voice of Culture (Tubaba), Sanggar Pakem Anak Rawa (Tubaba), Sanggar Buntara Budaya (Tubaba), Q-Plus (Tubaba), Gadis Senja (Tubaba) dan Pertunjukan Sirkus Api oleh Vian dan Anastasya (Tubaba-Makassar).

Salim mengklaim festival bambu internasional akan menerapkan protokol kesehatan. Saat pembukaan dan penutupan, pihaknya hanya mengundang tamu sejumlah 50 persen dari kapasitas ampi teater Uluan Nughik.

“Panitia menyiapkan 1.000 masker, hand sanitizer dan alat pendeteksi suhu yang memadai,” tutupnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID