Pemenuhan Modal Inti Bank Lampung Rp3 Triliun Jadi Agenda Bersama
Rahmawati
Kamis | 10/06/2021 22.53 WIB
Pemenuhan Modal Inti Bank Lampung Rp3 Triliun Jadi Agenda Bersama
FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Bandarlampung – Pemenuhan modal inti PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau Bank Lampung sebesar Rp3 triliun pada 2024 menjadi agenda bersama.

Hal itu diungkapkan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam acara roadshow Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pemenuhan modal inti BPD sesuai POJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum di Ballroom Hotel Novotel, Bandarlampung, Kamis (10/6/2021).

Sebagai informasi, hingga akhir 2020, Bank Lampung memiliki modal inti sejumlah Rp1,087 triliun.

Karenanya Arinal mengajak seluruh pimpinan daerah, pemegang saham, stakeholder, dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan modal inti Bank Lampung menjadi Rp3 triliun di tahun 2024.

Sebab menurutnya, Bank Lampung adalah perusahaan milik masyarakat Lampung yang didirikan untuk memberikan pelayanan jasa perbankan kepada masyarakat.

"Tentunya kita semua sebagai pemilik dari Bank Lampung menginginkan bank ini dapat memaksimalkan fungsinya sebagai lembaga intermediasi dan menjadi salah satu sumber pembiayaan bagi dunia usaha, baik berupa investasi dan produksi," tuturnya.

"Seluruh pimpinan daerah beserta OPD untuk bersungguh-sungguh mendukung pemenuhan setoran modal tersebut baik melalui penganggaran setiap tahun dalam APBD masing-masing pemerintah daerah atau melalui penyetoran kembali seluruh dividen yang diterima sebagai setoran modal pada Bank Lampung," sambung Arinal.

Arinal juga mengharapkan dukungan DPRD  untuk membantu Bank Lampung.

"Agar penambahan penyertaan modal daerah ke dalam modal saham," ucapnya.

Sementara itu, Direktur BUMD-BLUD-BMD Kemendagri Budi Santosa mengatakan bahwa pihaknya terus mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan modal inti BPD-nya menjadi Rp3 triliun.

"Untuk itu, seluruh pihak harus bersama-sama berkomitmen dalam meningkatkan modal inti Bank Lampung," ujarnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID