Pemuda Ini Ngamuk Lantaran Status Anak Kandung

Kamis | 19/04/2018 13.55 WIB
Pemuda Ini Ngamuk Lantaran Status Anak Kandung
Jendela kaca Gedung Pelayanan Satu Atap yang pecah akibat dihantam kunci inggris salah satu warga, Kamis (19/4/2018).FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Gedung Pelayanan Satu Atap Pemkot Bandarlampung, mendadak geger.  Warga yang tengah mengurus berbagai surat dokumentasi pendidikan hingga perizinan, dikejutkan dengan aksi seorang pemuda, Ariefaldi yang (26) yang memecahkan kaca jendela gedung itu, Kamis (19/4/2018) siang.

Setelah memecahkan kaca, ia sempat berusaha melarikan berhasil diamankan personel Badan Polisi Pamong Praja (Bapol PP).

Namun, saat diinterogasi oleh petugas, ia justru tidak fokus menjawab pertanyaan yang diajukan. Ia hanya menyebut ditipu selama 26 tahun oleh petugas. 

"26 tahun saya ini ditipu, masa saya bukan anak kandung ditulis anak kandung, saya nggak terima. Makanya saya datang ke sini minta bantuan pemerintah supaya bisa menghukum orang itu. Dia itu orang Wayhalim pak," kata Arif dihadapan petugas.

Saat ditanya alamat rumah dan kunci inggris yang ia bawa, ia menjawab yang mengundang kegeraman petugas. 

"Ini saya bawa dari rumah alatnya. Rumah saya di Wayhalim, iya rumah orang itu di Wayhalim, saya ini di Bandarlampung, saya ngekos, tapi di Bandarlampung," jawabnya tak karuan.

Sementara Plt. Kabanpol PP Kota Bandarlampung, Mansi, mengatakan karena pelaku menjawab ngelantur maka pihaknya langsung menyerahkan ke Polsek TbU. 

"Jawabannya ngelantur, ditanya apa jawabnya apa. Entah mabok atau kurang waras akhirnya kita serahkan ke Polsek TbU saja, biar polisi yang mengintrogasinya,"  tandasnya. (*)

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID