Penyaluran Sembako Covid-19 Rampung, Legislator PKS Apresiasi Pemkab Lamsel
Agus Pamintaher
Selasa | 07/07/2020 14.15 WIB
Penyaluran Sembako Covid-19 Rampung, Legislator PKS Apresiasi Pemkab Lamsel
Pendistribusian sembako untuk warga terdampak Covid-19 di Lamsel. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Agus Pamintaher

RILIS.ID, Lampung Selatan – Pembagian sembako bagi warga terdampak Covid-19 di Lampung Selatan (Lamsel) berakhir Senin (6/7/2020).

Sebanyak 24.941 paket sembako yang dibeli menggunakan dana APBD Lamsel tahun anggaran 2020 telah disebar di 17 kecamatan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lamsel Sefri Masdian mengatakan pemberian sembako diberikan kepada masing-masing desa. Per desa menerima 100 paket.

“Pendistribusian sembako pertama kali dilakukan Senin (29/6/2020) di Kecamatan Ketapang, Waypanji, Katibung dan Sidomulyo sebanyak 4.847 paket. Rabu (1/7/2020) dibagikan di Kecamatan Penengahan, Palas, Merbau Mataram dan Tanjungsari sebanyak 6.221 paket,” urainya, Selasa (7/7/2020).

Kemudian Jumat (3/7/2020) di Kecamatan Sragi, Rajabasa, Candipuro dan Tanjungbintang sebanyak 5.300 paket.

“Terakhir Senin (6/7/2020) di Kecamatan Bakauheni, Kalianda, Waysulan, Jatiagung, dan Natar sebanyak 8.573 paket,” kata Sefri.

Sefri memastikan bantuan tersebut telah diserahkan kepada warga yang berhak menerima sesuai dengan usulan kepala desa.

Menurutnya, bantuan sembako diberikan kepada warga di luar penerima Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai, Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), dan program sejenisnya.

“Tujuan pembagian ini untuk memastikan warga yang benar-benar menerima dan berhak. Mereka tidak tersentuh bantuan lain yang selama ini diberikan oleh pemerintah,” katanya.

Sementara anggota DPRD Lamsel M. Akyas mengapresiasi upaya Pemkab Lamsel yang sudah mendistribusikan bantuan untuk warga terdampak pandemi virus corona.

Menurutnya, kinerja Pemkab Lamsel ini semakin membuktikan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam menanggulangi dampak Covid-19.

“Karena terbatasnya anggaran, hanya mampu memberikan 100 paket setiap desa. Kalau saya maunya satu paket sembako, ya untuk satu satu keluarga. Tapi anggarannya yang memang terbatas,” kata politisi PKS ini. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID