Perangi Hoax lewat Film Animasi

Minggu | 20/05/2018 07.59 WIB
Perangi Hoax lewat Film Animasi
Suasana nonton film di Jamo Coffee yang digelar Klub Nonton Lampung, Sabtu (19/5/2018) siang. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Taufik Rohman

RILIS.ID, Bandarlampung – Usai pemutaran sembilan film di Jamo Coffee and Kitchen (baca: Sembilan Film Karya Anak Lampung Hipnotis Penonton), acara dilanjutkan diskusi yang menghadirkan sutradara film Kita Satu, Aga Arsari. 

Aga membagikan tips mencari ide dan bagaimana memvisualisasikannya dalam film animasi.

”Kita nge-direct orang melalui animasi yang hidup. Kalau buat film animasi biasanya melibatkan 4 hingga 5 orang," paparnya, Sabtu (19/5/2018).

Lulusan animasi SMKN 5 Bandarlampung ini menceritakan ide mengambil tema tentang anak muda dan media sosial.

"Sekarang kan banyak hoax dan kita ajak orang perangi hoax dari youtube untuk kegiatan positif,” ungkapnya.

Mengambil judul Kita Satu karena Indonesia itu satu. Lewat pesan ’kita satu’ ini, dia ingin menyampaikan bahwa meski banyak adat, budaya, dan agama, kita adalah satu Indonesia.

Dia berharap, animator Indonesia ke depannya semakin banyak membuat gebrakan ke layar lebar. Seperti film Bettel of Surabaya dan Juki.

"Kita tunjukkan bahwa Indonesia juga bisa buat film animasi," ajaknya.

Ketua Klub Nonton Lampung, Nada Bonang, menjelaskan, bulan apresiasi bertema Nonton, Ngobrol, dan Nonton ini digelar sebagai bentuk nyata dari upaya meningkatkan apresiasi dan motivasi bagi sineas muda Lampung.

Nggak menyangka, antusias pecinta film di Lampung tinggi. Ini terbukti dari jumlah penonton yang hadir, ” syukurnya. (*) 

 

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID