Perkara 12 Ribu Liter BBM Oplosan Terkesan Jalan di Tempat
lampung@rilis.id
Kamis | 21/06/2018 12.57 WIB
Perkara 12 Ribu Liter BBM Oplosan Terkesan Jalan di Tempat
Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Aswin Sipayung. FOTO: RILISLAMPUNG.ID

RILIS.ID, Bandarlampung – Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Lampung Kombes Aswin Sipayung membantah kabar bahwa perkara BBM diduga oplosan yang sempat diamankan oleh direktoratnya sudah SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan). 

“Jangan gosip-gosip lah, enggak benar itu,” katanya kepada rilislampung.id, di halaman Masjid Polda Lampung setelah Shalat Dzuhur, Kamis (21/6/2018).

Disinggung terkait apakah sudah dilakukan pemanggilan terhadap saksi ahli dalam perkara itu, dirinya enggan berkomentar. 

No Comment,” kelitnya, sembari berlalu meninggalkan wartawan media ini menuju ruang kerja nya. 

Meski Dirreskrimsus membantah SP3, namun perkara ini terkesan jalan di tempat. Sebab, sebelumnya Aswin sempat mengatakan bahwa surat hasil dari pemeriksaan uji laboratorium BBM oplosan jenis Pertamax dan Pertaalite dengan jumlah 12 ribu liter tersebut telah keluar. Hasilnya, BBM tersebut terbukti tidak sesuai dengan standar. 

“Suratnya sudah keluar dengan hasil BBM itu tidak standar, tapi kita akan lakukan pemanggilan terhadap saksi ahli yang mengeluarkan surat itu,” ujarnya beberapa waktu lalu. 

Namun, hingga kini belum dapat dipastikan terkait status empat orang penjaga gudang tersebut sebagai tersangka. 

“Masih saksi kan, kita belum mendatangkan saksi ahlinya,” tuturnya. (*)

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID