Pernah Terjual Rp25 Juta Seekor, Ini Koleksi Ikan Cupang Blue Rim Kiki Wijaya
lampung@rilis.id
Jumat | 05/02/2021 14.50 WIB
Pernah Terjual Rp25 Juta Seekor, Ini Koleksi Ikan Cupang Blue Rim Kiki Wijaya
Kiki Wijaya dan koleksi ikan cupang jenis Blue Rim nya./Foto: Rara

RILIS.ID, Bandarlampung – Masa pandemi yang begitu membosankan membuat para anak muda mulai memfokuskan hobi dan memaksiimalkannya serta menjadikannya ladang rezeki.

Seperti yang dilakukan Kiki Wijaya, yang sudah hobi membudidayakan ikan cupang atau betta fish sejak 2018 dan mampu meraup omset hingga puluhan juta rupiah.

"Saya mulai dari hobi sejak tahun 2018, coba-coba jualan online ternyata peminatnya banyak. Lalu coba saya pasarin keluar negeri sebelum pandemi dan akhirnya ketemu pasarnya," ujarnya saat ditemui Rilislampung.id di lokasi budidaya ikan cupangnya, di basement Graha Pattimura, Teluk Betung, Bandar Lampung (5/2/2021).

Blue Rim yang digadang-gadang sebagai ikan sultan, juga menjadi primadona di usaha Kiki. Ia bahkan pernah meraup omset hingga puluhan juta rupiah.

"Harga blue rim macam-macam sesuai kualitasnya. Kalau rata-rata yang cari ke saya untuk kualitas kontes bisa Rp1- 3 juta per ekor. Paling mahal disini pernah terjual Rp25 juta per ekor,” ungkapnya.

Selain mendapatkan omset puluhan juta rupiah, Kiki juga memenangkan beberapa kontes, salah satunya kategori Blue Rim Tingkat Nasional.

"Kemarin itu lokasinya di Pringsewu, Juara ke-2 kategori blue rim." Ungkapnya lagi.

Menurutnya, kualitas ikan adalah nomor satu. Ia rela membuang ikan apabila ikan tersebut tidak masuk standar terbaiknya.

"Kalau kualitasnya kurang bagus saya langsung buang, tidak dijual. Karena itu tidak masuk seleksi,” jelas Kiki.

Lebih lanjut, menurut Kiki ia senang dengan banyaknya saingan yang juga menjual ikan cupang, karena ia akan lebih menjaga kualitas hasil ikannya.

"Saya seneng banyak saingan karena setiap orang itu pasti mereka cari ikan terbaik makanya saya selalu jaga kualitas ikan,” pungkas Kiki.(*)

Laporan: Dora Afrohah

Editor Andry Kurniawan


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID