Persiapan PON Papua, FAJI Lampung Butuh Dukungan Pemerintah
lampung@rilis.id
Sabtu | 24/03/2018 15.25 WIB
Persiapan PON Papua, FAJI Lampung Butuh Dukungan Pemerintah
Atlet dan pelatih arung jeram Lampung. FOTO: IST

RILIS.ID, Bandarlampung – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) telah dipastikan menjadi salah satu cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan, pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Papua.

“Dengan dipertandingkannya cabang olahraga arung jeram di PON Papua tentu kita sambut dengan baik, karena ini kali pertama FAJI menjadi peserta PON setelah sebelumnya hanya bersifat Eksebisi di PON Jawa Barat,” ujar Ketua Pengurus Daerah (Pengda) FAJI Lampung, Agus Toni, didampingi Wakil Sekretaris, Rodi Ediyansyah, Jumat (23/3/2018).

Dijelaskannya, peluang untuk meraih medali emas dari cabang olahrag arung jeram ini cukup besar untuk Lampung. “Oleh karena itu kami akan segera mempersiapkan atlet. Seperti pada eksebisi PON Jawa Barat, tim Arung Jeram Lampung bisa meraih medali perunggu,” ungkap Toni, sapaan akrabnya.

Ditambahkannya, olahraga arung jeram termasuk termasuk olahraga mahal, sehingga pegiat olahraga ini relatif sedikit. Oleh karena itu dalam proses pembinaan atlet membutuhkan biaya yang cukup besar. Hal ini yang masih menjadi permasalahan utama pengurus FAJI Lampung.

“Untuk itu, kami berharap dukungan dari pemerintah, dalam hal ini KONI Provinsi Lampung dengan memanfaatkan peluang meraih medali emas dari cabang olahraga Arung Jeram ini di PON XX Papua 2020,” kata Toni.

Sebelumnya, Ketua Umum FAJI Pusat, Amalia Yunita, mengatakan jika arung jeram merupakan olahraga yang unik dan berpotensi meraih medali, selain memiliki unsur wisata.

Dikatakan, jika salah satu sungai di Nimbokrang akan menjadi venue bertanding bagi peserta PON 2020. “Kami sudah survey lokasi, salah satu sungai di Nimbokrang dan sungainya sudah memadai untuk dilakukan cabang olaharaga ini,” ujarnya kepada wartawan olahraga di Jayapura, Rabu (21/3/2018). (*)

 

 

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID