Pilkada Waykanan 2020 Berpotensi Lawan Kotak Kosong - RILIS.ID
Pilkada Waykanan 2020 Berpotensi Lawan Kotak Kosong
PENULIS: Wirahadikusumah, Yulianto
Senin | 31/08/2020 14.19 WIB
Pilkada Waykanan 2020 Berpotensi Lawan Kotak Kosong
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Bandarlampung – Sejarah pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Lampung melawan kotak kosong kemungkinan besar terulang.

Diketahui, pada 2017, pilkada di Lampung melawan kotak kosong pernah terjadi di Tulangbawang Barat. Kala itu, pasangan calon (paslon) Umar Ahmad-Fauzi Hasan adalah calon tunggal di pilkada tersebut.

Untuk tahun ini, pilkada melawan kotak kosong diprediksi akan terjadi di Kabupaten Waykanan. Bakal pasangan calon (Bapaslon) Raden Adipati Surya-Ali Rahman yang bakal menjadi calon tunggal. Itu setelah melihat dari hasil raihan dukungan parpol yang diperoleh Bapaslon berjargon ”Berani Pasti Aman” tersebut.

Catatan Rilisid Lampung, rival Adipati-Ali Rahman, yakni Juprius-Rina Marlina baru meraih dukungan dari Partai Gerindra dan Hanura. Dengan total raihan enam kursi.

Sementara, syarat minimal untuk maju di Pilkada Waykanan harus memperoleh delapan dari 40 kursi parlemen di DPRD Waykanan.

Sedangkan petahana sudah memperoleh surat keputusan rekomendasi dan form B.1-KWK dari tujuh parpol. Yakni Partai Demokrat 11 kursi, PKB lima kursi, PDIP empat kursi, Golkar tiga kursi.

Terakhir PAN yang memiliki empat kursi telah memberikan SK dan form B.1-KWK kepada Adipati di rumah Ketua DPD PAN Waykanan Rozali pada Minggu (30/8/2020).

Dua partai lainnya, yakni NasDem dan PKS belum mengeluarkan SK dan B.1-KWK, meski sebelumnya kedua parpol itu sudah menyatakan dukungannya kepada Adipati.

Kendati berpotensi melawan kotak kosong, namun Adipati-Ali Rahman menolak untuk terburu-buru menyimpulkan.

”Kita belum berani bicara ke sana (lawan kotak kosong). Sebab, politik itu dinamis. Terpenting, komunikasi kami dengan teman-teman parpol terus berlanjut dan terjalin baik,” kata juru bicara Adipati-Ali Rahman, Deni Ribowo seperti diberitakan Rilisid Lampung edisi cetak, Senin (31/8/2020).

Deni mengaku bersyukur dan berterima kasih, bapaslonnya menuai dukungan banyak parpol.

Menurutnya, hal tersebut bukti bahwa parpol merasa percaya dan nyaman dengan bapaslonnya.

”Pastinya kami berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan,” ucap anggota DPRD Lampung itu.

Ia membenarkan jika bapaslonnya baru saja mendapat rekomendasi dari PAN.

Namun, ia mengaku ada beberapa parpol lain yang belum memberikan form B.1-KwK. Kendati memang, sudah menyatakan dukungan.

”Pastinya, dalam pilkada ini, tidak ada istilah kami memborong partai. Itu karena kepercayaan yang diberikan partai kepada bapaslon kami. Dan kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan tersebut,” pungkasnya.

Diketahui, Adipati dan Ali Rahman telah menerima SK rekomendasi bernomor: 3778/DPP/01/VIII/2020 dari PKB pada 27 Agustus. Keputusan itu ditandatangani Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Sekjen Hasanuddin Wahid.

Lalu, pada Sabtu (29/8/2020), PKS juga memutuskan untuk mengusung Adipati sebagai bakal calon bupati di Pilkada Waykanan melalui siaran di channel YouTube PKS TV.

Terakhir, Adipati menerima langsung rekomendasi dari PAN di kediaman Ketua DPD PAN Waykanan Rozali pada Minggu (30/8/2020).

”Terima kasih kepada Ketua DPP, DPW, DPD dan DPC PAN, serta seluruh kader PAN yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya dan Pak Ali Rahman untuk maju pada Pilkada 9 Desember mendatang,” kata Adipati. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID