Pimpin BNN, Mantan Kapolda Lampung Ini Siap Terapkan Standar KPK
lampung@rilis.id
Kamis | 01/03/2018 11.27 WIB
Pimpin BNN, Mantan Kapolda Lampung Ini Siap Terapkan Standar KPK
Presiden Jokowi memberikan ucapan selamat kepada Irjen Heru Winarko yang baru dilantik sebagai Kepala BNN, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/3/2018). FOTO: IST/HUMAS SETKAB

RILIS.ID, Jakarta – Presiden Jokowi melantik mantan Deputi Penindakan KPK Irjen Heru Winarko sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) yang baru. Jokowi ingin agar Heru menerapkan standar integritas KPK di BNN.

Saat ditanya soal ini, Heru yang juga mantan Kapolda Lampung menyatakan siap melaksanakan arahan tersebut. Dirinya siap bekerja cepat demi memberantas peredaran narkoba di Indonesia. 

"Ya tentu, beberapa hal yang menyangkut mengenai bagaimana kinerja lainnya akan disesuaikan di BNN ini," kata Heru, seperti dilansir detik.com usai pelantikan dirinya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018).

Heru mengatakan akan melanjutkan program dan kebijakan yang sudah dijalankan Budi Waseso (Buwas) di BNN demi memberantas dan mencegah peredaran narkoba. Heru berharap instansi terkait, termasuk masyarakat, ikut membantu kinerja BNN memberantas narkoba.

Heru melanjutkan, dirinya juga sudah menyiapkan sejumlah program di BNN. Dia berjanji akan bergerak cepat, khususnya menjalin kerja sama dengan negara-negara tetangga.

"Kita tentu bukan hanya dalam negeri saja, kita juga akan bekerja sama dengan pihak luar negeri, di regional bahwa narkoba ini musuh kita bersama," ucapnya.

Menurut Heru, tidak ada perbedaan mencolok antara jabatannya sebelumnya sebagai Deputi Penindakan KPK dan kini sebagai Kepala BNN. Baginya, KPK dan BNN punya sejumlah kesamaan soal cara kerja. 

"Pertama-tama tahapannya sudah jelas. Ada pengaduan masyarakat, penyelidikan, penyidikan dan lain-lain. Saya kira itu standar penegakan hukum. BNN dan KPK tentu tidak jauh berbeda. Di KPK ada pencegahan, di sana BNN juga ada. Kita akan coba yang baik, yang bagus masing-masing kita sharing," ucapnya.

"Saya kebetulan dinas selama 33 tahun banyak di bidang reserse dan di situ juga ada narkoba," sambung mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat dan Kapolda Lampung lulusan Akademi Kepolisian tahun 1985 ini. (*)

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID