Polda Ungkap Penyimpangan Penggunaan Elpiji 3 Kg di Lampung Timur
Muhammad Iqbal
Kamis | 20/09/2018 16.11 WIB
Polda Ungkap Penyimpangan Penggunaan Elpiji 3 Kg di Lampung Timur
Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Aswin Sipayung bersama Kabid Humas Kombes Sulistyaningsing saat gelar ekspose ungkap kasus penyimpangan tabung gas bersubsidi. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/M Iqbal

RILIS.ID, Bandarlampung – Subdit I Indagsi Ditreskrimus Polda Lampung berhasil mengungkap penyimpangan penggunaan elpiji 3 kg.

Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Aswin Sipayung saat memimpin press conference di lobby Rupatama Ditreskrimsus Polda mengungkapkan, petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti 10 unit tabung elpiji 3 kg dari CV. Swadaya Agri Jaya (SAJ) yang bergerak dalam bidang peternakan telur ayam ras di kawasan Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. 

“Gas elpiji tersebut digunakan sebagai alat pemanas telur-telur ayam. Berdasarkan undang-undang UMKM perusahaan yang dapat menggunakan gas elpiji beromset Rp50 juta, sedangkan perusahaan tersebut masuk kategori menengah dengan omset ratusan juta,“ katanya, Kamis (20/9/2018).

Selain mengamankan 10 tabung gas petugas juga mengamankan 1 buku catatan pembelian harian tabung gas 3 kg atas nama Vernatius Eko Supriyanto, serta telah memeriksa 7 saksi. “Sudah ada 7 saksi yang kita periksa dengan inisial V, S, I, W, Y, Y dan S,” lanjutnya. 

Terpisah Kabid Humas Polda Kombes Sulistyaningsih mengatakan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pemilik usaha terancam dicabut izin usahanya. 

Dengan pasal yang disangkakan Peraturan Menteri ESDM No 26 Tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian LPG, Permendag No:46/M-DAG/PER/ 9/2009/tentang surat izin perdagangan. 

“Ya, tapi nanti, ini kita masih dalam tahap penyelidikan, dan ada kemungkinan barang bukti juga akan bertambah,” jelasnya.  (*)

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID