Polres Lambar Klaim Selamatkan Aset Negara Rp6,5 Miliar
Anton Suryadi
Senin | 30/12/2019 16.09 WIB
Polres Lambar Klaim Selamatkan Aset Negara Rp6,5 Miliar
Kapolres Lambar AKBP Rachmad Tri Haryadi, berikan keterangan saat konferensi pers akhir tahun 2019. FOTO:RILISLAMPUNG.ID/Anton Suryadi

RILIS.ID, Lampung Barat – Sepanjang tahun 2019, Polres Lampung Barat (Lambar) mengklaim telah menyelamatkan aset negara senilai Rp6,5 miliar.

Keberhasilan tersebut disampaikan Kapolres Lambar AKBP Rachmad Tri Haryadi, kepada awak media dalam kegiatan konferensi pers akhir tahun 2019, di Aula Rupatama Polres Lambar, Senin (30/12/2019) sekitar pukul 12.00 WIB. 

"Aset dimaksud tidak hanya berupa materi (uang), namun juga dalam bentuk barang, kayu gelondongan dan hewan," ujar Rachmad.

Dijelaskan Kapolres, sumber aset negara yang berhasil diamankan berasal dari perkara korupsi, illegal logging dan illegal fishing. Dimana, dari ketiga perkara dimaksud, illegal fishing mendominasi dengan jumlah aset senilai Rp6,24 miliar. 

"Kasus penangkapan dan pengeluaran Benur Lobster mendominasi penyelamatan aset tahun 2019. Ada 31.202 bibit lobster yang berhasil diselamatkan, dengan harga Rp200 ribu setiap bibitnya. Jadi total sebanyak Rp6,24 miliar aset yang terselamatkan," ungkap Rachmad.

Sedangkan dari dua perkara lainnya yakni korupsi dan illegal logging, aset yang berhasil disita sebanyak Rp311 juta. Dengan rincian Rp261 juta dari perkara korupsi dan Rp50 juta dari perkara illegal logging.

"Dengan barang bukti berupa uang dan 10 kubik kayu," jelasnya.

Lebih jauh Rachmad menerangkan, ada satu jumlah tindak pidana (JTP) perkara kasus korupsi yang ditangani Polres Lambar dan satu putusan tindak pidana (PTP) pada tahun 2019, 2 JTP kasus illegal logging dan 2 PTP.

Sedangkan illegal fishing ada 5 JTP dengan 5 PTP. Dengan demikian dari tiga jenis JTP, semuanya telah mendapatkan putusan tindak pidana. (*)

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID