Polres Waykanan Bekuk Dua Tersangka Kepemilikan Narkoba
lampung@rilis.id
Selasa | 08/05/2018 20.35 WIB
Polres Waykanan Bekuk Dua Tersangka Kepemilikan Narkoba
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILIS.ID, Waykanan – Sekali tepuk, dua lalat tertangkap. Ujar-ujar itu cocok untuk mengambarkan kerja aparat Polres Waykanan pada Sabtu (5/5/2018) lalu. Mereka berhasil membekuk dua tersangka pemakai sabu-sabu (SS) di dua tempat berbeda.

Pertama, satuan narkoba (Satnarkoba) membekuk SE (38), warga Kampung Banjarnegara, Baradatu, Waykanan. Ia tak berkutik saat disergap lantaran memiliki 0,28 gram SS, selembar kertas timah rokok, dan sebilah pisau.

Kapolres Waykanan, AKBP Doni Wahyudi, melalui Kepala Satnarkoba (Kasat Narkoba), Iptu Nelson Siahaan, menerangkan kronologis penangkapan tersangka dalam ekspose, Selasa (8/5/2018).

Menurut dia, satnarkoba awalnya mendapat informasi dari masyarakat akan terjadi transaksi SS di Kampung Banjarnegara.

Tim satrnarkoba kemudian melakukan penyelidikan dan melihat seorang laki-laki sesuai ciri-ciri yang dilaporkan, sekira pukul 14.00 WIB.

Tak tunggu lama, petugas menyergap meski tersangka berusaha mengelabui dengan membuang SS ke tanah.

Di tempat terpisah, tim satnarkoba juga meringkus buronan Imam Tri Yoga (23), warga Kampung Banjarmasin, Baradatu.

Imam diringkus di Pasar Bukit Kemuning, Lampung Utara dengan mudah, tanpa perlawanan. Ini berbeda dengan saat pertama digerebek pada Jumat (16/12/2016).

Tersangka saat itu berhasil lolos dari sergapan polisi sewaktu dirinya berada di Kampung Banjarmasin, Baradatu.

Dua tersangka dibawa ke Polres Waykanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat Pasal 112 Ayat (1) UU Narkotika No 35 tahun 2009 dengan ancaman kurungan penjara maksimal 12 tahun.

”Khusus yang DPO (daftar pencarian orang) alias buronan, juga melanggar Pasal 114 sub 112 UU Narkotika dengan ancaman kurungan penjara maksimal 20 tahun,” jelas Nelson Siahaan. (*)

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID