Pungli di Disdukcapil, 3 Honorer Dipecat, PNS Disanksi

Senin | 29/10/2018 14.47 WIB
Pungli di Disdukcapil, 3 Honorer Dipecat, PNS Disanksi
Wali Kota Bandarlampung Herman HN menggelar sidak di Gedung Pelayanan Satu Atap, Senin (29/10/2018). FOTO Humas Pemkot Bandarlampung

RILIS.ID, Bandarlampung – Wali Kota Bandarlampung Herman HN, resmi memecat tiga orang tenaga kontrak sukarela (TKS) yang terlibat pungutan liar (pungli) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Sedangkan satu orang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) terkena sanksi oleh Inspektorat.

Kepala Inspektorat, Muhammad Umar, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap tiga TKS dan satu PNS.

“Terkait masalah Disdukcapil, kami sudah melakukan tugas dan sudah disampaikan ke wali kota untuk PNS. Sedangkan untuk tenaga kontrak sudah diberhentikan, per hari Jumat kemarin,” kata Umar, Senin (29/10/2018).

Untuk sanksi bagi oknum PNS, sambung Umar, pihaknya sudah menetapkan sanksi kategori sedang-berat. Namun, ia enggan membeberkan sanksi yang dikenakan.

“Sanksinya kategori sedang-berat, karena ini menyangkut kepercayaan tugas. Sanksinya kalau dia pejabat diberhentikan dari jabatannya, diberhentikan dari pegawai negeri sipil, tapi kan ada tahapannya. Bisa juga diturunkan pangkatnya, satu tahun dua tahun.  Dia kan PNS golongan tiga, dia masih staf pelaksana,” tandasnya.

Sementara Wali Kota Bandarlampung Herman HN, mengatakan dirinya sudah tegas menindak oknum yang ia OTT pada Rabu lalu.

“PNS saya proses, honor saya berhentikan, siapapun orangnya saya berhentikan nggak ada urusan. Saya ingin pelayanan semakin baik, saya ini kan pelayan rakyat, termasuk bawahannya. Masa walikota melayani rakyat, bawahannya nggak. Apa yang saya bilang gratis, ya gratis jangan dimain-mainin,” pungkasnya.(*)

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID