Punya 11,8k Followers, si Cantik Ini Ogah Disebut Selebgram

Minggu | 12/08/2018 23.09 WIB
Punya 11,8k Followers, si Cantik Ini Ogah Disebut Selebgram
Titi Agoestine. FOTO: INSTAGRAM

RILIS.ID, Bandarlampung – Akun Instagram perempuan cantik bernama Titi Agoestine ini telah memiliki followers sebanyak 11,8 ribu orang. Namun demikian, warga Citra Garden Jl. Doktor Setia Budi, Negeriolok Gading, Telukbetung Barat, ini enggan disebut selebgram.

Duta Museum Lampung 2013 awalnya mengaku hanya suka meng-upload foto-fotonya ke media sosial (medsos). Berawal dari sana, Titi yang juga aktif di dunia modeling ini mulai kebanjiran pengikut.

"Jujur sebenarnya aku sih kurang setuju kalau dibilang selebgram. Aku merasa bukan selebgram sih. Tapi nggak apa-apa, disyukuri saja selagi itu positif,” paparnya kepada rilislampung.id, Minggu (12/8/2018).

Titi mengungkapkan, sejak kebanjiran followers dirinya mulai ditawari sejumlah pemilik online shop (olshop) mempromosikan dagangannya. Meski begitu, Titi tidak memasang tarif tinggi.

"Alhamdulillah dipercaya untuk endorse beberapa barang sama olshop-olshop gitu. Untuk tarif, sebelumnya free. Tapi per Agustus ini berubah. Nggak mahal-mahal kok, seikhlasnya aja. Kalau nggak juga nggak apa-apa karena niat aku juga cuma bantu," kata runner-up 3 Miss Coffee Indonesia nasional ini.

Status sebagai selebgram tak hanya untuknya. Anak perempuan Titi, Athaya H. Purwaningtyas, juga mulai kebanjiran endorse. Tingkah laku buah hatinya yang menggemaskan memang menjadi sesuatu yang ditunggu para followers-nya.

"Untungnya bisa diajak kerjasama. Kalau aku foto dia mulai mau bergaya kayak orang gede," ujarnya sambal tertawa.

Perempuan kelahiran 18 April 1993 ini sehari-hari disibukkan dengan kegiatan sebagai ibu rumah tangga dan bisnis aksesoris anaknya @athayaheadband.

Dia mengaku baru berhenti bekerja awal tahun ini dan sekarang di rumah saja mengurus anak dan suami.

”Sekarang lagi coba untuk mulai lagi buat-buat headband baby yang lucu gitu," ungkapnya.

Titi kemudian berbagi cerita mengenai kehidupan dunia maya sebagai selebgram yang menyerupai dua sisi mata uang. Pekerjaan yang tengah booming ini juga memiliki sisi positif dan negatif.

"Kalau sukanya, banyak banget. Kalau lagi promosiin makanan atau lainnya, followers aku pasti kepo, mereka suka beli juga. Seneng saja berarti mereka tertarik dengan cara aku dan untung juga buat para olshop-nya,” katanya.

Soal duka, netizen selalu merasa dirinya paling benar. Banyak yang berkomentar negatif soal aktivitasnya.

”Biasanya yang negatif ini aku langsung blok. Atau kalau mereka komentar, tidak aku balas," tuturnya.

Titi mengaku tindakan itu perlu dilakukan agar tidak membuatnya sakit hati. Sebab, dia butuh energi positif dari komentar-komentar yang mendukungnya. (*)

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID