Punya Firasat Dimutasi, Abrar Berkemas sejak Jauh Hari - RILIS.ID
Punya Firasat Dimutasi, Abrar Berkemas sejak Jauh Hari
Muhammad Iqbal
Jumat | 09/03/2018 14.25 WIB
Punya Firasat Dimutasi, Abrar Berkemas sejak Jauh Hari
Beginilah suasana Ditresnarkoba Polda Lampung, Jumat (9/3/2018). FOTO; RILISLAMPUNG.ID/M. Iqbal

RILIS.ID, Bandarlampung – Jauh sebelum surat telegram Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang memutasi dirinya turun, Kombes Abrar Tuntalanai rupanya sudah punya firasat.

Mantan Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Lampung itu sudah mengemasi barang-barangnya. Tepatnya, setelah Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri mulai memeriksa dirinya.

”Bapak beres-beres sudah lama, sejak diperiksa sama Mabes Polri terkait perkara Michael Mulyadi itu. Mejanya sudah kosong, cuma ada surat-surat yang menumpuk,” jelas stafnya, Jumat (9/3/2018).

Perempuan berkerudung ungu dan mengenakan baju batik warna senada itu, menjelaskan Abrar pagi hari sekitar pukul 08.15 WIB sempat datang. Namun tak lama, sekitar pukul 09.00 ia pergi lagi dan belum kembali hingga waktu salat Jumat berakhir.

Pantauan rilislampung.id, suasana kantor Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) terlihat sepi. Terlebih ruang kerja Abrar. Meski di dekat pintu ruangan masih tertera nama dan jabatannya.

Di halaman Ditresnarkoba terparkir mobil dinas Suzuki Grand Vitara pelat 11-XXV yang semula digunakannya. Bisa jadi Abrar telah menyerahkan mobil ini untuk dipergunakan penggantinya, Kombes Shobarmen.

Dihubungi via telepon, bukan Abrar yang menjawab. Namun istrinya, Diah Ayu Sulistyanti. Perempuan itu mengatakan suaminya tidak ada di rumah. ”Bapak tadi katanya sih salat Jumat. Tapi sampai sekarang belum pulang,” singkatnya. 

Abrar merupakan lulusan Akpol 1994. Dia mulai menjabat sebagai Dirresnarkoba Polda Lampung sejak 14 November 2016. Atau 1 tahun 4 bulan.

Abrar dimutasi berdasarkan surat telegram (TR) Kapolri No.ST/644/III/Kep/2018 tanggal 8 Maret 2018. Beberapa pejabat utama Polda Lampung juga terkena rolling.

Dalam TR tersebut, Abrar disebutkan dimutasikan sebagai Pamen Yanma Mabes Polri dalam rangka pemeriksaan. Belum diketahui persis atas kasus apa Abrar diperiksa.

Namun Abrar sempat disorot publik lantaran diduga melepas tersangka narkoba Michael Mulyadi (34). Mantan Wakapolresta Bandarlampung ini pun sempat beberapa kali diperiksa Propam Mabes Polri.

Abrar kepada rilislampung.id sebelumnya menyatakan pasrah dan menyerahkan hasil pemeriksaan kepada Propam Mabes Polri. Dia menegaskan Michael bukan dilepas, namun melarikan diri. Ia karenanya siap bertanggungjawab atas kelalaian anak buahnya tersebut. (*)

 

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID