Rapid Test Reaktif, Satu Keluarga asal Sumsel Dipaksa Putar Balik
Wirahadikusumah
Selasa | 27/10/2020 13.07 WIB
Rapid Test Reaktif, Satu Keluarga asal Sumsel Dipaksa Putar Balik
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Kalbi Rikardo

RILIS.ID, Bandarlampung – Satu keluarga asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) terpaksa putar balik setelah hasil rapid test salah seorang anggota keluarga diketahui reaktif.

Keluarga tersebut rencananya hendak menghadiri acara pernikahan di Pringsewu. Saat masuk Bandarlampung melalui Tugu Radin Inten, Rajabasa, Senin (26/10/2020), mobil yang mereka tumpangi disetop petugas untuk menjalani rapid test.

”Satu keluarga dari luar kota dengan sangat terpaksa kami minta untuk putar balik karena hasil rapid test dari salah seorang anggota keluarga mereka reaktif,” ujar juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bandarlampung Ahmad Nurizki.

Hingga Senin pukul 14.00 WIB, sebanyak 208 orang yang akan masuk Kota Bandarlampung menjalani tes cepat corona.

Rinciannya, 129 orang di Posko Sukarame dan 79 orang di Posko Tugu Radin Inten.

Selain dari luar kota, pemeriksaan rapid test juga mendapati satu warga Bandarlampung yang reaktif.

"Satu warga Bandarlampung juga reaktif, dan sudah dilakukan tracing di kediamannya," kata Ahmad Nurizki.

Sementara itu, Wali Kota Bandarlampung Herman HN memerintahkan Dinas Kesehatan setempat menambah tenaga medis guna memaksimalkan dan mempercepat proses rapid test. Tujuannya, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang mengganggu arus lalu lintas.

Herman juga menekankan pelaksanaan rapid test bagi pengendara yang hendak melintas dan masuk ke Kota Bandarlampung gratis alias tidak dipungut biaya sama sekali.

”Jika terdapat warga Bandarlampung yang ditemukan reaktif, maka akan langsung dilakukan swab di puskesmas terdekat. Pelaksanaan swab juga gratis,” pungkasnya. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID